JAMBI — Kesepakatan ini diumumkan pada Selasa (2/6/2026) malam WIB. Proses perekrutan dipimpin langsung oleh direktur olahraga Richard Hughes. Hughes adalah orang yang sama yang membawa Iraola ke Bournemouth pada 2023 sebelum pindah ke Anfield setahun berselang.
Menurut laporan Sky Sports News, Iraola berencana membawa empat anggota staf kepercayaannya ke Liverpool: Pablo de la Torre, Tommy Elphick, Shaun Cooper, dan Tom Webber. Pengumuman resmi dari klub diperkirakan dirilis dalam beberapa hari ke depan.
Iraola bukan nama asing di Premier League. Ia membawa Bournemouth finis di peringkat keenam klasemen 2025/26, hanya terpaut tiga poin dari Liverpool. The Cherries mencatat rekor 18 pertandingan tak terkalahkan di paruh kedua musim dan berhak tampil di Liga Europa.
Pemecatan Arne Slot menjadi titik balik. Meski sukses membawa Liverpool juara liga di musim pertamanya, musim keduanya mengecewakan, terutama dari sisi permainan tanpa bola. Kekalahan di fase grup Liga Champions dan tersingkir dini di Piala FA mempercepat keputusan manajemen.
Manajemen Liverpool menegaskan target utama mereka: mencari pelatih yang paling sesuai dengan filosofi permainan klub. Iraola dianggap cocok karena gaya sepak bola intensitas tinggi dan pressing agresif yang ia terapkan di Bournemouth.
Dua legenda Liverpool, Jamie Carragher dan Jamie Redknapp, punya pandangan berbeda soal keputusan ini.
Carragher mengakui kualitas Iraola dalam membangun tekanan tinggi, tapi meragukan kemampuannya mempertahankan intensitas itu di jadwal padat Liverpool. "Bisakah Anda bermain dengan intensitas seperti itu saat bertanding setiap tiga hari? Itu sangat berbeda dengan Bournemouth yang hanya bermain sekali sepekan," ujar Carragher kepada Sky Sports.
"Kapan pun Anda mendatangkan pelatih untuk klub besar di Inggris, Anda bertanya: 'Bisakah ia membawa saya juara liga?' Itu pertanyaan besar," tambahnya.
Namun, Jamie Redknapp justru optimistis. "Saya tidak melihat itu masalah baginya. Ia telah mengubah pemain biasa menjadi pemain hebat di Bournemouth. Ia adalah manajer elite. Jika benar dia yang terpilih, saya yakin," ucap Redknapp.
Redknapp juga menyoroti gaya komunikasi Iraola yang dinilai tidak banyak bicara. "Ia tidak suka berbicara dengan pemain yang tidak masuk tim. Itu mungkin tidak cocok untuk sebagian pemain, tapi ia sudah menentukan sikap sejak awal," jelasnya.
Liverpool belum melakukan pendekatan resmi kepada individu mana pun untuk bergabung dengan staf kepelatihan. Keputusan semacam itu baru akan diambil setelah pembicaraan dengan Iraola memasuki tahap lanjutan.
Dengan kesepakatan verbal yang sudah tercapai, fokus kini beralih ke negosiasi detail kontrak dan komposisi tim pelatih. Pengumuman resmi diharapkan bisa menjadi penutup drama perburuan pelatih anyar Liverpool musim panas ini.