Ketua TP PKK Jambi Hesti Haris Genjot Gerakan Jambi Bersholawat ke Desa, Bentengi Generasi dari Krisis Akhlak Digital

Penulis: Mukhtar Latif  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 19:25:02 WIB
Ketua TP PKK Jambi, Hesnidar Haris, menggalakkan Gerakan Jambi Bersholawat di desa dan kelurahan.

JAMBI — Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, terus menggencarkan sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat hingga ke desa dan kelurahan. Program ini menjadi upaya membentengi generasi muda dari krisis akhlak di era digital.

Mengapa Gerakan Bersholawat Digencarkan ke Desa?

Hesti Haris menilai, perkembangan teknologi digital membawa tantangan sosial yang memengaruhi karakter generasi muda. Penguatan nilai spiritual menjadi langkah penting untuk menjaga moral dan etika masyarakat.

“Kita perlu berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat terutama untuk kembali belajar. Saat ini banyak sekali dikhawatirkan karena akhlak yang sudah mulai tergerus,” ujarnya usai kegiatan di Tanjung Jabung Timur.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Sosialisasi Ini?

Dalam kegiatan tersebut, Hesti Haris didampingi Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, staf ahli, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Jambi, serta Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Hadir pula Kabag Kesra, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, serta kelompok pengajian setempat.

“Kita mengajak ibu Lurah, Kades, TP PKK, BKMT, Dharma Wanita, untuk menggerakkan Jambi Bersholawat. Kita berharap tidak ada hentinya mengedukasi masyarakat dan mengajak mereka berguru kembali untuk memahami keutamaan bersholawat,” kata Hesti Haris.

Selain Bersholawat, Apa yang Dibahas?

Hesti Haris juga memberikan pembekalan kepada para Lurah, Camat, dan pengurus TP PKK terkait penguatan peran organisasi dalam pembangunan masyarakat. Pergantian sejumlah Lurah dan Camat membuat sosialisasi program PKK perlu dilakukan ulang.

“Lurah dan Camatnya baru, jadi harus kita beri lagi pemahaman tentang PKK yang kekinian karena ada beberapa perubahan struktur kepengurusan dan administrasi. Bagaimana bu Lurah turun ke masyarakat, memahami kondisi, dan membantu memberikan solusi,” jelasnya.

Istri Gubernur Jambi itu optimistis sinergi antara pemerintah, TP PKK, organisasi keagamaan, dan masyarakat dapat menyelesaikan persoalan sosial di lingkungan desa dan kelurahan. “Insyaallah persoalan yang terjadi di PKK ataupun di Kelurahan dapat dikerjakan bersama-sama,” pungkasnya.

Reporter: Mukhtar Latif
Back to top