Polda Jambi Kerahkan Personel di Masing-Masing Satuan untuk Cegah Karhutla, Musim Kemarau Diprediksi Lebih Panas pada 2026

Penulis: Mukhtar Latif  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 03:24:01 WIB
Personel Polda Jambi dan instansi terkait mengikuti apel siaga darurat Karhutla 2026 di Lapangan Makorem 042/Garuda Putih.

JAMBI — Langkah preventif menjadi prioritas utama Polda Jambi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun depan. Hal ini disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar usai menghadiri apel siaga darurat bencana Karhutla Provinsi Jambi 2026 di Lapangan Makorem 042/Garuda Putih, Rabu.

Patroli Terpadu dan Edukasi Jadi Andalan

Kapolda menekankan bahwa upaya pencegahan harus berjalan melalui beberapa pendekatan sekaligus. "Patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan," kata Krisno dalam pernyataannya.

Polda Jambi berkomitmen untuk terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi lintas sektor ini dinilai krusial mengingat luasnya wilayah rawan karhutla di Provinsi Jambi.

Gubernur Sebut Ancaman Serius bagi Lingkungan dan Ekonomi

Gubernur Jambi Al Haris yang memimpin langsung apel siaga menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar bencana ekologis. Dampaknya meluas mulai dari kerusakan lingkungan, hilangnya keanekaragaman hayati, gangguan kesehatan akibat kabut asap, hingga kerugian ekonomi yang mempengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Jambi telah memasuki awal musim kemarau pada Juni ini. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026 dengan pengaruh fenomena El-Nino yang membuat cuaca lebih panas dan kering.

Komando Satgas Diserahkan ke Danrem 042/Garuda Putih

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris secara resmi menyerahkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab pelaksanaan Satgas Siaga Darurat Bencana Karhutla kepada Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin. Penunjukan ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jambi, di mana Nyamin bertindak sebagai pelaksana harian Komandan Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi 2026.

Apel siaga diikuti personel gabungan dari TNI, Brimob Polda Jambi, Ditpolairud Polda Jambi, Ditsamapta Polda Jambi, Reskrimum Polda Jambi, Satpol PP, Basarnas, Manggala Agni, hingga Dinas Pemadam Kebakaran. Kesiapsiagaan dini ini diharapkan mampu menekan luas lahan terbakar dan mencegah terulangnya bencana kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya.

Reporter: Mukhtar Latif
Back to top