Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Rakor TKPKD, Angka Kemiskinan Naik Jadi 28 Ribu Jiwa pada 2025

Penulis: Syafruddin Amir  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:47 WIB
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika memimpin Rakor TKPKD untuk membahas peningkatan angka kemiskinan.

SAROLANGUN — Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika memimpin rapat koordinasi TKPKD tahun 2026 di Aula Bappeda, Kamis (25/6/2026). Rapat ini dihadiri perwakilan BPS Sarolangun, Asisten I Sarolangun Muliyadi, Kepala Bappeda Ali Umar, Kadis Sosial Muhammad Idrus, pimpinan Bank Jambi Cabang Sarolangun Ardian Setiawan, para kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Sarolangun.

Angka Kemiskinan Melonjak 8.000 Jiwa dalam Setahun

Gerry mengungkapkan data terbaru yang mengejutkan. Angka kemiskinan di Kabupaten Sarolangun pada 2025 mencapai sekitar 28 ribu jiwa, naik dari sekitar 20 ribu jiwa pada 2024. Artinya, dalam satu tahun terjadi penambahan sekitar 8.000 jiwa miskin baru di daerah tersebut.

“Kemiskinan merupakan persoalan yang kompleks karena berkaitan dengan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga kependudukan,” kata Gerry dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan sudah menjadi prioritas dalam RPJMD Kabupaten Sarolangun dan bukan hanya tanggung jawab OPD teknis semata.

Data Akurat Jadi Kunci Penyaluran Bantuan

Wabup Sarolangun menekankan perlunya kolaborasi kuat dan pemanfaatan data yang akurat. Menurutnya, berbagai program bantuan pemerintah harus disalurkan secara tepat sasaran agar bisa menekan angka kemiskinan yang melonjak.

“Dengan sinergi yang kuat serta data yang akurat, kita berharap bantuan pemerintah dapat tepat sasaran sehingga mampu menekan angka kemiskinan,” ujarnya. Pernyataan ini disampaikan di hadapan seluruh pemangku kepentingan yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut.

Capaian UHC dan Komitmen Bersama

Dalam kesempatan yang sama, BPJS Kesehatan melaporkan bahwa Kabupaten Sarolangun telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas sebesar 100,3 persen. Capaian ini menunjukkan hampir seluruh warga sudah terlindungi jaminan kesehatan.

Rapat kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta. Langkah ini menjadi bentuk dukungan dan kesepakatan untuk memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sarolangun ke depan.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: kabarsarolangun.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top