TEBO — Kepastian alokasi 480 unit bedah rumah untuk Kabupaten Tebo disampaikan Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Dinas PUPR Tebo, Sofian Hadi, Jumat (26/6/2026). Angka tersebut merupakan hasil verifikasi Kementerian PKP terhadap usulan awal sebanyak 1.750 unit yang diajukan Pemkab Tebo.
Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemkab Tebo tahun ini membuat anggaran perbaikan RTLH dari APBD ditiadakan. Sofian menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat menjadi satu-satunya jalan untuk tetap membantu warga berpenghasilan rendah memperbaiki tempat tinggal mereka.
"Insyaallah Kabupaten Tebo akan mendapatkan bantuan perbaikan RTLH melalui Program BSPS dari Kementerian PKP," ujar Sofian saat ditemui di kantornya.
Data yang diinput dalam sistem menunjukkan jumlah RTLH di Tebo mencapai 6.681 unit. Angka itu disebut masih dinamis dan bisa berubah sesuai pembaruan data di lapangan. Dari total tersebut, Pemkab Tebo mengusulkan 1.750 unit ke pemerintah pusat dan 1.911 unit ke Pemerintah Provinsi Jambi.
Namun, verifikasi Kementerian PKP hanya menyetujui 480 unit. Sofian menyebut alokasi itu nantinya akan dibagi ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tebo berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi yang sudah dilakukan.
Selain mengandalkan pusat, Pemkab Tebo juga sudah mengajukan bantuan serupa ke Pemerintah Provinsi Jambi. Hingga kini, usulan sebanyak 1.911 unit itu masih menunggu keputusan lebih lanjut dari provinsi. Sofian berharap tambahan kuota dari pusat maupun provinsi bisa terus bertambah pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat dapat menempati rumah yang layak huni.