Pemprov Jambi Alihkan Bantuan Kebakaran Sungai Dualap ke Skema Bansos APBD Perubahan, Akhiri Penantian Panjang Warga

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 17:05:01 WIB
Gubernur Jambi alihkan bantuan kebakaran Sungai Dualap ke skema bansos APBD Perubahan.

JAMBI — Kepala Dinas Sosdukcapil Provinsi Jambi, Edi Kusmiran, memastikan bahwa dana bantuan untuk warga Sungai Dualap tidak lagi memerlukan SK Pernyataan Bencana dari Bupati Tanjung Jabung Barat. "SK warga sebagai penerima bantuan sudah diterima. Jadi kita alihkan masuk ke skema Bansos di APBD Perubahan," ujar Edi Kusmiran saat dikonfirmasi pada Rabu (30/7/2026).

Akar Masalah: SK Bencana Tak Kunjung Terbit

Keterlambatan penyaluran bantuan yang telah diberikan secara simbolis pada akhir tahun lalu ini memicu sorotan dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Dr. Faizal Riza. Mantan Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat itu menyayangkan lambannya proses yang terjadi hanya karena masalah administrasi. "Seharusnya baik Pemprov dan Pemkab dapat berkomunikasi dengan baik sehingga tidak membuat masyarakat menunggu dalam ketidakpastian dalam waktu yang cukup lama," tegas Faizal.

Menurut Faizal, kebuntuan administrasi terjadi karena SK Tanggap Darurat Bencana dari Bupati Tanjabbar tidak kunjung diterbitkan. Kondisi ini membuat mekanisme pencairan bantuan melalui skema awal menjadi buntu. "Pada akhirnya Pemprov Jambi akan terpaksa merubah format menjadi Bantuan Sosial (Bansos) pada APBD Perubahan mata anggaran Dinsos Dukcapil Provinsi Jambi," imbuhnya.

Skema Baru, Kepastian Baru bagi Warga Sungai Dualap

Dengan peralihan ke skema Bansos, Pemprov Jambi tidak lagi terganjal oleh ketiadaan SK Bencana dari pemerintah kabupaten. Proses pencairan dinilai akan lebih terencana dan pasti karena sudah masuk dalam mata anggaran yang jelas. Edi Kusmiran menambahkan bahwa langkah ini diambil untuk menindaklanjuti atensi dari DPRD Provinsi Jambi.

Faizal Riza menegaskan komitmennya untuk terus mengawal realisasi bantuan ini. Ia mengingatkan bahwa bantuan tersebut merupakan janji Gubernur Jambi kepada masyarakat Sungai Dualap. "Walaupun pada saat pemberian bantuan tidak melibatkan DPRD provinsi Jambi, kami akan memastikan agar harapan masyarakat tidak terabaikan," kata Faizal.

Kebakaran yang melanda Desa Sungai Dualap sebelumnya menyisakan duka bagi puluhan kepala keluarga. Bantuan yang sempat tertunda selama berbulan-bulan kini akhirnya menemui titik terang setelah perubahan skema pencairan diputuskan. Warga setempat berharap dana bansos dapat segera turun untuk meringankan beban pemulihan tempat tinggal dan kebutuhan pokok mereka.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: jambiekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top