JAMBI - Selain jadi incaran wisatawan, empat destinasi gratis di Kota Jambi ini juga akrab jadi tempat nongkrong warga lokal sehari-hari. Berikut cerita dan kebiasaan warga Jambi soal masing-masing lokasi yang mungkin belum banyak diketahui pengunjung dari luar kota.
Buat warga Jambi, Gentala Arasy bukan cuma ikon wisata tapi juga tempat nongkrong sambil menunggu waktu berbuka puasa saat Ramadan atau sekadar melepas penat sepulang kerja sambil menikmati suasana Sungai Batanghari.
Banyak warga sekitar menjadikan area Danau Sipin sebagai rute jalan pagi atau jogging rutin. Suasananya yang tenang dan udara yang masih segar bikin lokasi ini jadi favorit warga yang ingin berolahraga santai tanpa harus ke gym.
Warga Jambi sering menjadikan Tugu Keris Siginjai sebagai titik kumpul sebelum mengikuti acara atau kegiatan komunitas di pusat kota, karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau dari berbagai arah.
Sesuai namanya, Taman Kongkow memang jadi tempat favorit warga lokal buat sekadar ngobrol santai sore hari, baik sendirian, bareng teman, maupun keluarga, sambil menikmati suasana kota yang lebih santai dari hiruk pikuk siang hari.
Banyak warga Jambi punya kebiasaan membawa jajanan lokal sendiri ke lokasi-lokasi ini, seperti gulai tepek ikan atau kue khas Jambi lainnya, jadi tradisi tersendiri saat bersantai di ruang publik kota.
Selain gratis, keempat lokasi ini juga jadi ruang bertemu lintas generasi, dari anak muda sampai lansia, yang jarang ditemukan di destinasi wisata berbayar yang lebih formal.
Kalau ingin merasakan suasana lokal yang lebih otentik, coba datang di waktu yang sama dengan kebiasaan warga, misalnya pagi hari di Danau Sipin atau sore hari di Taman Kongkow, biar bisa ikut merasakan ritme keseharian masyarakat Jambi.