Gubernur Al Haris Sebut Kenaikan APBN 2027 ke Rp 4.000 Triliun Harus Berdampak ke Transfer Daerah Jambi

Penulis: Mukhtar Latif  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:30:31 WIB
Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan harapannya agar kenaikan pagu APBN 2027 dapat meningkatkan transfer ke daerah saat mengikuti pidato kenegaraan di DPRD Provinsi Jambi, Jumat (14/08/2026).

JAMBI — Rencana pemerintah pusat menaikkan pagu APBN 2027 menjadi sekitar Rp 4.000 triliun langsung ditanggapi serius oleh Gubernur Jambi, Al Haris. Ia berharap kenaikan tersebut ikut mendongkrak angka transfer ke daerah, sehingga Pemprov Jambi bisa memperluas pembangunan fasilitas publik.

"Insya Allah kita percaya ketika APBN kita naik di angka 4.000 triliun, mudah-mudahan juga ada kenaikan bagi daerah nanti dan transfer daerah kita bisa meningkat," ujar Al Haris usai mengikuti agenda nonton bersama pidato kenegaraan di Ruang Utama Sidang DPRD Provinsi Jambi, Jumat (14/08/2026) siang.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi, para anggota DPRD Provinsi Jambi, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Jambi. Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, dan Wakil Ketua I TP PKK, Iin Kurniasih Sudirman.

Prioritas Daerah: Puskesmas dan Sekolah Jadi Sasaran Tambahan Anggaran

Al Haris menyebut tambahan anggaran yang masuk ke kas daerah nantinya akan diarahkan pada pembangunan infrastruktur pelayanan dasar. Ia mencontohkan pembangunan puskesmas dan peningkatan fasilitas pendidikan sebagai prioritas utama.

"Sehingga nanti akan banyak lagi yang bisa kita buat di daerah ini. Tapi yang pasti nanti kita lihat nanti ada program membangun puskesmas, kemudian juga sekolah-sekolah dan sebagainya lah," katanya.

Selain infrastruktur fisik, Gubernur juga menyoroti kebutuhan tenaga medis spesialis di Jambi. Ia mengungkapkan program seleksi dokter spesialis yang tengah berjalan masih kekurangan peminat.

"Kita sudah mulai tes untuk spesialis dokter, tetapi pesertanya tidak banyak," ungkap Al Haris. Ia mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk mengirim lebih banyak tenaga medis mengikuti pendidikan spesialis agar lulusannya bisa mengabdi di wilayah asal masing-masing.

Sinergi Pusat-Daerah Kunci Penyerapan Nota Keuangan

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menegaskan bahwa tugas pemerintah daerah adalah menerjemahkan postur anggaran nasional ke dalam program yang menyentuh kebutuhan warga hingga tingkat desa. Ia menilai sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci agar manfaat APBN benar-benar dirasakan masyarakat.

"Dari nota keuangan ini kita bisa lihat fokus pemerintah ke depan. Tugas kita di daerah adalah menerjemahkannya ke dalam program yang menyentuh kebutuhan masyarakat Jambi," kata Wagub Sani.

Kehadiran seluruh unsur pimpinan daerah dan OPD dalam acara ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Jambi untuk menyimak secara utuh arah kebijakan fiskal nasional. APBN menjadi acuan utama dalam penyusunan APBD Provinsi Jambi dan program-program prioritas pembangunan daerah ke depan.

Al Haris menambahkan, dengan mengikuti langsung penyampaian RUU APBN 2027, Pemprov Jambi dapat lebih cepat merespons dan menyelaraskan program daerah dengan prioritas nasional. Ia mengapresiasi fokus pemerintah pusat yang menitikberatkan rancangan APBN pada sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

"Ini penting agar kita di daerah memahami betul arah kebijakan pemerintah pusat. Dari sisi anggaran, program prioritas, hingga alokasi untuk daerah. Sehingga pembangunan di Jambi bisa berjalan seiring dan sejalan dengan visi Presiden," pungkasnya.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: rjnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top