JAMBI — Sebanyak 250 personel gabungan dari Polda Jambi, Polresta Jambi, dan Pemerintah Kota Jambi dikerahkan untuk menyisir titik-titik rawan aksi balap liar dan geng motor di Kota Jambi. Operasi yang berlangsung Sabtu (22/8/2026) malam itu merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Apel siaga digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi sebelum personel bergerak ke lapangan. Wakapolda Jambi Brigjen Pol K Yani Sudarto memimpin langsung jalannya operasi, didampingi Wali Kota Jambi Maulana serta sejumlah pejabat utama dari Polresta Jambi, termasuk Kapolresta Kombes Pol Ananto Herlambang.
Pengawasan melekat tidak hanya dilakukan melalui patroli keliling, tetapi juga penempatan strong point di berbagai sudut kota yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya kelompok pemuda. Langkah ini diambil untuk memutus ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan yang kerap meresahkan pengguna jalan.
“Pada malam ini kita berkumpul untuk melaksanakan patroli menjaga keamanan, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Jambi. Dengan sinergitas kita semua, saya yakin situasi kamtibmas akan tetap aman,” ujar Wakapolda Jambi dalam amanatnya.
Wali Kota Jambi Maulana secara terbuka mengapresiasi respons cepat TNI dan Polri dalam menangani keresahan warga. Ia menyoroti fenomena geng motor yang dinilai sangat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Kombes Pol Erlan Munaji, Kabid Humas Polda Jambi, menegaskan bahwa operasi ini bukanlah kegiatan sekali jalan. Pihaknya akan terus memperbanyak kehadiran fisik personel di lapangan, terutama pada waktu-waktu rawan seperti malam Minggu.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar melalui Kabid Humas menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap diutamakan dalam penanganan di lapangan. Namun, kepolisian tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggar hukum yang terbukti merusak ketenteraman warga.
“Kapolda Jambi menegaskan, keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan prioritas. Karena itu, kegiatan KRYD, patroli dan strong point akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap balap liar, geng motor, tawuran maupun tindak pidana lainnya,” kata Erlan.
Pihak kepolisian juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. “Mari kita jaga Kota Jambi agar tetap aman, tertib dan nyaman,” tegas Erlan.