Pencarian

Kebakaran Lahan 2 Hektare di Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan dengan 8 Kali Water Bombing, Diduga dari Bakar Sampah

Minggu, 26 Juli 2026 • 23:27:31 WIB
Kebakaran Lahan 2 Hektare di Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan dengan 8 Kali Water Bombing, Diduga dari Bakar Sampah
Petugas BPBD melakukan pendinginan lahan bekas kebakaran seluas dua hektare di Muaro Jambi, Jumat (11/8).

MUARO JAMBI — Kebakaran lahan yang melahap semak belukar di kawasan permukiman padat penduduk itu mulai terlihat sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam waktu singkat, api menjalar dan mengancam area perumahan serta rumah kost mahasiswa di sekitarnya. "Api sudah padam, tinggal pendinginan oleh BPBD dan Bakortiba. Hampir dua jam kebakaran ini terjadi," ujar seorang warga, Tri Suratno, yang menyaksikan langsung kejadian.

Dugaan Penyebab: Api Berawal dari Bakaran Sampah Tak Diawasi

Anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipeter) Polres Muaro Jambi, Aipda Beni Cikmit, menyampaikan bahwa api diduga berasal dari pembakaran sampah di sekitar lahan kosong. Cuaca panas dan kurangnya pengawasan membuat kobaran api menjalar ke dalam semak belukar. "Kita akan selidiki lebih lanjut akibat kebakaran lahan ini, kami menduga api berasal dari pembakaran sampah di pinggir lahan kosong," ungkapnya.

Beruntung api bisa dikendalikan sebelum merembet ke pemukiman. Warga sekitar sempat panik melihat asap tebal membubung, namun helikopter water bombing segera tiba dan mulai menjatuhkan material air secara berulang sekitar satu jam setelah api pertama terlihat.

Tindakan Satgas Udara: 32 Ribu Liter Air Diturunkan dari Helikopter

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, mengonfirmasi bahwa pemadaman melalui udara dilakukan sebanyak delapan kali. "Sudah padam, ada delapan kali penyiraman melalui udara, air yang digunakan sekitar 32 ribu liter," katanya. Selain water bombing, petugas BPBD Kabupaten Muaro Jambi dan tim Bakortiba (tim khusus internal perusahaan sektor perkebunan) Kecamatan Jambi Luar Kota turut membantu pemadaman dari jalur darat.

Proses pendinginan masih berlangsung setelah api dinyatakan padam. Petugas di lapangan menyisir titik-titik sisa bara untuk mencegah kebakaran kembali muncul. Mengingat lokasi yang terbakar berada di tengah permukiman, langkah antisipasi menjadi prioritas.

Polisi Selidiki Pembakaran Sampah, Warga Diimbau Lebih Waspada

Aipda Beni menegaskan pihaknya akan memeriksa saksi-saksi dan barang bukti di lokasi. "Kami akan mendalami apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan," ujarnya. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat musim kemarau dan angin kencang.

Tri Suratno, warga setempat, mengaku lega kebakaran tak sampai meluas. "Untung cepat tertangani, kalau tidak bisa bahaya buat rumah kost di sini," tuturnya. Hingga berita ini diturunkan, aktivitas warga di Lorong Teratai kembali normal dan pendinginan lahan masih berjalan.

Bagikan
Sumber: jambi.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks