JAMBI — Sebanyak 12 rangkaian acara telah disiapkan panitia untuk memeriahkan Festival Batanghari 2026. Ajang tahunan ini tidak hanya menampilkan atraksi budaya, tetapi juga merangkum olahraga, kuliner, hingga kreativitas pelajar dalam satu gelaran selama sembilan hari.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Imron Rosyadi, menyebut festival ini menjadi momentum strategis untuk melestarikan budaya Melayu sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif masyarakat.
"Ini bukan hanya festival biasa. Ada 12 rangkaian acara yang memadukan tradisi, budaya, olahraga, hingga kuliner. Kita ingin pengunjung merasakan langsung pesona Batanghari," ujarnya, Sabtu (9/8/2026).
Parade Kapal Dagang hingga Tarian Massal Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu atraksi yang dinanti adalah Parade Kapal Dagang Jalur Rempah yang akan merekonstruksi sejarah kejayaan Sungai Batanghari sebagai jalur perdagangan masa lampau. Selain itu, panitia juga menjadwalkan Pacu Perahu dan Batanghari FUNRUN 7K untuk menarik minat pecinta olahraga.
Di sektor seni, pengunjung akan disuguhkan Penampilan Seni dan Musik Tradisi serta Tarian Masal Dagang Rempah. Gelaran ini juga menjadi panggung bagi pelajar dan mahasiswa melalui Pertunjukan Kreatif yang dikurasi khusus oleh panitia.
UMKM dan Ekraf Jambi Dapat Panggung Promosi
Festival Batanghari 2026 tidak hanya berorientasi pada atraksi budaya. Panitia menyediakan Expo & Bazaar Kuliner serta Kampung E-Kraf sebagai wadah promosi produk lokal Jambi. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan mendapatkan ruang untuk memperkenalkan dagangannya kepada pengunjung dari berbagai daerah.
Melalui laman resmi penyelenggara, panitia juga mengumumkan adanya Gastronomi Masakan Tradisional dan Malam Anugerah Duta Wisata 2026 yang akan menjadi rangkaian penutup yang spektakuler.
Pengakuan Nasional dan Target Penilaian KEN 2026
Gelaran tahun ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata, Raden Wisnu Sindhutrisno, dijadwalkan hadir mewakili Menteri Pariwisata Republik Indonesia bersama tim penilai. Mereka akan melakukan penilaian langsung terhadap penyelenggaraan festival sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara 2026.
Gubernur Jambi menyambut baik kehadiran tim penilai tersebut. Menurutnya, pengakuan dari Kementerian Pariwisata menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk memberikan penyelenggaraan terbaik.
"Kehadiran perwakilan Kementrian Parawisata RI menjadi bukti bahwa Festival Batanghari sudah diakui di tingkat nasional. Ini motivasi kita untuk memberikan penyelenggaraan terbaik," ujar Gubernur.
Pembukaan festival dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus dengan kehadiran Gubernur Jambi bersama jajaran Forkopimda. Masyarakat diimbau datang bersama keluarga untuk meramaikan pesta budaya terbesar di Jambi ini. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Instagram @festivalbatanghari dan @jambitourism.