MUARO JAMBI — Insiden kebakaran melanda sebuah rumah permanen di RT 02, Desa Sungai Bertam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Minggu (9/8/2026) malam. Rumah milik Agus Supriyadi tersebut dilaporkan hangus terbakar, memaksa petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah laporan masuk.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Muaro Jambi, Herman Susilo, membenarkan kejadian tersebut. Informasi mengenai kebakaran pertama kali diterima petugas di posko sekitar pukul 19.55 WIB.
“Petugas langsung melakukan pemadaman dengan penyiraman air dari mobil pemadam,” ujar Herman Susilo kepada awak media, Senin (10/8/2026).
Proses Pemadaman dan Armada yang Dikerahkan
Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk merespons laporan. Satu unit armada pemadam dengan nomor polisi BH 8013 GZ diberangkatkan dari pos tepat pada pukul 20.00 WIB. Empat personel Regu 2 diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pemadaman Musohhiron dan Koordinator Wilayah Jambi Luar Kota, Hasbiallah. Adapun personel yang bertugas di lapangan meliputi Ade Saputra selaku danru, Edikusuma sebagai wadaru, serta Andri Chandra dan Indra Riski Hardiyansah sebagai anggota.
Dalam proses pemadaman yang berlangsung sekitar dua jam lebih tersebut, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air. Armada pemadam akhirnya kembali ke pos sekitar pukul 23.15 WIB setelah memastikan lokasi aman.
Penyisiran Titik Api dan Dugaan Penyebab
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.
“Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 22.30 WIB. Dari laporan yang diterima, tidak ada hambatan berarti selama proses pemadaman berlangsung,” jelas Herman Susilo.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang dialami pemilik rumah. Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.