MUARO JAMBI — Kobaran api menghanguskan sebuah bangunan permanen bekas bengkel di RT 24, Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (13/8/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material masih dalam pendataan petugas.
Laporan pertama kali diterima petugas pemadam kebakaran dari Fahmi, Ketua RT 24 Kelurahan Pijoan, sekitar pukul 16.10 WIB. Informasi itu langsung diteruskan ke pos pemadam kebakaran wilayah Jaluko.
Respon Cepat Damkarmat: 4 Menit dari Laporan
Regu 3 Ponsel Jaluko bergerak menuju lokasi hanya empat menit setelah laporan masuk, tepatnya pukul 16.14 WIB. Armada pemadam bernomor polisi BH 8013 GZ dikerahkan dengan jarak tempuh sekitar 1,5 kilometer.
Sekretaris Damkarmat Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan proses pemadaman berlangsung cepat. Petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada sisa bara yang bisa memicu kebakaran susulan.
4.000 Liter Air Dihabiskan untuk Padamkan Api
Dalam penanganan tersebut, sebanyak empat personel diterjunkan di bawah kendali Koordinator Wilayah Jaluko, Hasbiallah. Total sekitar 4.000 liter air dihabiskan untuk proses pemadaman dan pendinginan bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai bengkel tersebut.
"Petugas langsung merespons laporan dan menuju lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan, dilakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi sisa api yang dapat memicu kebakaran kembali," ujar Herman dalam keterangannya.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 16.57 WIB. Armada pemadam kembali ke pos pada pukul 17.15 WIB setelah memastikan lokasi benar-benar aman.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum diketahui. Tim Damkarmat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal mula api yang menghanguskan bangunan bekas bengkel tersebut.
Herman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan sumber-sumber yang dapat memicu api dalam kondisi aman. Ia juga meminta warga segera melaporkan ke petugas jika melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.
"Kami menghimbau masyarakat segera melaporkan jika melihat adanya kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin," katanya.