JAMBI — Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi yang telah beroperasi tanpa tarif selama lebih dari dua tahun terus memperkuat layanan operasionalnya. Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @hutamakaryatollroad, pengelola menyiagakan total 22 unit armada siaga yang terdiri dari 5 kendaraan patroli, 1 kendaraan rescue, 2 kendaraan ambulance, 6 kendaraan derek, 3 kendaraan kamtib, 3 kendaraan PJR, 1 kendaraan skylift, serta 1 kendaraan watertank.
Selain armada, sebanyak 291 personel diterjunkan di sepanjang jalur tol untuk memberikan pelayanan optimal. Mereka bertugas memastikan kelancaran arus lalu lintas dan merespons cepat situasi darurat di lapangan.
Gardu Canggih di Tiga Gerbang Tol
Untuk mendukung kelancaran transaksi di titik-titik krusial, pengelola mengoperasikan tiga gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Pijoan, Gerbang Tol Muaro Sebapo, dan Gerbang Tol Bayung Lencir. Masing-masing gerbang dibekali fasilitas 3 gardu entrance, 3 gardu exit, 2 gardu reversible, serta 8 mobile reader.
Keberadaan mobile reader ini menjadi antisipasi utama untuk mencegah penumpukan antrean kendaraan, terutama saat jam sibuk atau musim mudik. Sistem transaksi di gardu-gardu tersebut dirancang untuk mempercepat waktu layanan bagi pengguna jalan.
Dua Seksi yang Sudah Beroperasi
Pengoperasian ruas tol ini berjalan bertahap. Seksi Bayung Lencir–Muaro Sebapo telah beroperasi sejak 2024, disusul Seksi Muaro Sebapo–Simpang Ness yang mulai melayani pengguna sejak 2025. Total panjang jalan tol yang terkoneksi mencapai 52,59 km.
Dengan beroperasinya dua seksi tersebut, konektivitas antara Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi semakin terintegrasi. Masyarakat yang melintas kini memiliki alternatif jalur yang lebih cepat dan efisien dibandingkan jalan nasional.
Layanan Darurat 24 Jam
Bagi pengendara yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi kondisi lalu lintas terkini, pengelola menyediakan layanan Call Center resmi. Masyarakat dapat menghubungi nomor 150700 atau kontak seluler di 0821-8888-7710.
Layanan ini beroperasi untuk memastikan setiap pengguna jalan mendapatkan respons cepat saat menghadapi kendala di tol. Petugas di lapangan juga terhubung langsung dengan pusat kendali untuk mempermudah koordinasi penanganan insiden.
Kehadiran fasilitas terpadu ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengendara yang melintasi wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.