SAROLANGUN — Kepala DPMPTSP Sarolangun Sahrudin menyatakan bimtek diikuti 30 peserta dari kalangan pelaku usaha di Kabupaten Sarolangun. Peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian materi hingga selesai karena kegiatan menyangkut mutu pelayanan dan pengelolaan penanaman modal daerah.
Menurut Sahrudin, investasi berperan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, menggerakkan usaha lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Manfaat itu hanya muncul jika pelaku usaha patuh pada regulasi serta melaporkan kegiatan usahanya secara tertib dan akurat.
Mengapa LKPM Bukan Sekadar Kewajiban Administratif
Sahrudin menegaskan pelaku usaha perlu memahami ketentuan perizinan berusaha dan kewajiban penyampaian LKPM sesuai aturan. Laporan itu, katanya, membantu pemerintah membaca perkembangan realisasi investasi, kendala yang dihadapi pelaku usaha, dan kebutuhan pendampingan yang harus ditindaklanjuti.
"Data yang lengkap dan benar disampaikan tepat waktu akan membantu pemerintah menyusun kebijakan. Sebaliknya kalau data tidak akurat atau laporan yang terlambat dapat menghambat pemantauan investasi dan membuat persoalan di lapangan terlambat terindentifikasi," ujarnya.
Ia berharap peserta menyerap materi dengan baik. Bimtek dinilai punya arti penting bagi peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan penanaman modal di Kabupaten Sarolangun.
Pemkab Minta Pendamping Beri Solusi, Bukan Hanya Penjelasan
Staf Ahli Bupati Sarolangun Henriman meminta DPMPTSP bersama perangkat daerah terkait memperkuat pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha. Pelayanan dinilai harus jelas, mudah diakses, responsif, dan sesuai ketentuan.
"Apabila pelaku usaha menghadapi kendala dalam memahami regulasi, menggunakan sistem pelaporan, atau menyampaikan LKPM, maka petugas pendamping perlu memberikan penjelasan dan solusi sesuai kewenangannya," kata Henriman.
Henriman mengajak pelaku usaha membangun budaya usaha yang taat aturan, terbuka, dan bertanggung jawab. Informasi dalam laporan diminta sesuai kondisi usaha yang sebenarnya, bukan sekadar memenuhi formalitas.
"Maka manfaatkan forum ini untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan kendala yang nyata agar dapat dicarikan tindak lanjut secara tepat," ujarnya.
Komitmen Iklim Investasi dan Harapan ke Peserta
Pemkab Sarolangun menyatakan akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif. Komitmen itu memerlukan kerja sama pemerintah, pelaku usaha, pendamping, hingga masyarakat.
Henriman berharap bimtek menghasilkan pemahaman lebih baik tentang regulasi penanaman modal dan tata cara pelaporan LKPM. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi dan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemaparan narasumber yang diikuti peserta.