JAMBI — Kabar gembira bagi pengguna smartphone Android yang sering berurusan dengan ekosistem Apple. Google baru saja mengonfirmasi bahwa fitur Quick Share kini semakin canggih berkat kemampuan berkomunikasi langsung dengan AirDrop milik iPhone. Dalam pengumuman terbaru di sesi "The Android Show: I/O Edition", tiga brand besar yakni OnePlus, Oppo, dan Honor dipastikan segera mendapatkan dukungan fitur ini secara bertahap.
Langkah ini merupakan bagian dari ambisi Google untuk menciptakan standar berbagi file yang universal. Sebelumnya, batasan antara Android dan iOS sering kali memaksa pengguna beralih ke aplikasi pihak ketiga atau layanan pesan instan yang mengompres kualitas foto dan video. Dengan integrasi ini, kendala tersebut mulai teratasi melalui koneksi nirkabel yang lebih stabil dan cepat.
Proses integrasi Quick Share dengan AirDrop tidak terjadi dalam semalam. Google pertama kali memperkenalkan kemampuan interoperabilitas ini pada peluncuran seri Pixel 10 tahun lalu. Setelah melalui fase pengujian eksklusif, fitur ini mulai diturunkan ke model Pixel yang lebih lama untuk memperluas basis pengguna.
Keberhasilan di perangkat internal mendorong Google untuk menggandeng produsen lain. Samsung menjadi mitra besar pertama yang mengadopsi teknologi ini melalui jajaran flagship Galaxy S26 mereka. Momentum tersebut membuktikan bahwa protokol berbagi file lintas sistem operasi bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan kebutuhan standar bagi perangkat kelas atas di masa depan.
Ekspansi kali ini menyasar produsen smartphone yang memiliki basis pengguna besar di pasar global maupun Asia. Selain OnePlus, Oppo, dan Honor yang baru saja diumumkan, beberapa perangkat premium sudah lebih dulu mencicipi fitur ini. Berikut adalah daftar perangkat yang sudah dan akan segera mendukung interoperabilitas Quick Share-AirDrop:
Kehadiran fitur ini di brand seperti Oppo dan OnePlus sangat signifikan bagi pasar Indonesia, mengingat kedua brand tersebut memiliki ekosistem pengguna yang loyal. Pengguna tidak lagi perlu merasa terisolasi saat berada di lingkungan yang didominasi oleh perangkat Apple.
Secara teknis, Quick Share memanfaatkan kombinasi Bluetooth Low Energy (BLE) untuk mendeteksi perangkat di sekitar dan Wi-Fi Direct untuk mentransfer data. Saat pengguna Android memilih file dan menekan ikon Quick Share, sistem akan melakukan "jabat tangan" (handshake) dengan protokol AirDrop pada iPhone yang berada dalam jangkauan.
Proses ini memastikan keamanan data tetap terjaga dengan enkripsi end-to-end. Pengguna iPhone akan menerima notifikasi permintaan terima file, persis seperti saat menerima kiriman dari sesama perangkat Apple. Kecepatan transfernya pun diklaim jauh melampaui pengiriman lewat aplikasi chat karena menggunakan jalur Wi-Fi peer-to-peer yang tidak bergantung pada koneksi internet.
Ke depan, Google diharapkan terus menambah daftar produsen yang mendukung fitur ini. Fokus pada OnePlus, Oppo, dan Honor hanyalah awal dari gelombang baru di mana sekat antar sistem operasi smartphone semakin menipis demi kenyamanan pengguna akhir.