12 Organisasi Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Diminta Susun Program Kerja Berdampak untuk Masyarakat

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 12:57:45 WIB
Wakil Rektor UIN STS Jambi mendorong organisasi mahasiswa susun program kerja berdampak sosial.

JAMBI — Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi meminta seluruh organisasi mahasiswanya untuk mengubah orientasi kegiatan dari sekadar seremonial kampus menjadi aksi nyata yang berdampak sosial. Arahan ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Jamaluddin, dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor, Selasa (19/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Unit Kegiatan Khusus (UKK), Senat Mahasiswa (SEMA), dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA). Total ada 12 pimpinan organisasi yang hadir bersama perwakilan bagian akademik kampus.

Kegiatan Mahasiswa Harus Sejalan dengan Indikator Kinerja Utama Rektor

Dalam arahannya, Dr. Jamaluddin menegaskan bahwa program kerja organisasi mahasiswa tidak bisa berjalan sendiri. Setiap rencana kegiatan harus selaras dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) rektor, terutama yang berkaitan dengan kontribusi kampus terhadap masyarakat.

“Menyiapkan UKM, UKK, SEMA, dan DEMA yang memiliki kegiatan berdampak. Terutama kegiatan harus sejalan dengan IKU Rektor bahwa kampus harus berdampak bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan para pengurus organisasi.

Menurut Jamaluddin, kampus tidak lagi bisa hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian. Ia menilai perguruan tinggi juga harus menjadi ruang pengabdian yang memberikan dampak sosial berkelanjutan.

Laporan Tepat Waktu dan Transformasi Digital Jadi Sorotan

Selain soal substansi kegiatan, aspek administrasi juga menjadi perhatian serius. Jamaluddin meminta seluruh laporan kegiatan diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan kampus. “Pastikan kegiatan kita berjalan, dan jangan lupa laporan harus tepat waktu,” tegasnya.

Ia juga mendorong organisasi mahasiswa untuk mulai bertransformasi secara digital. Menurutnya, digitalisasi menjadi tantangan baru yang harus dijawab oleh kepengurusan organisasi saat ini. “UKM dan UKK kalau bisa digital, ini menjadi tantangan untuk pengurus baru,” ungkapnya.

Jamaluddin menilai sistem kerja berbasis digital dapat meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada mahasiswa.

Komitmen Tindak Lanjut Proposal dalam Waktu Dekat

Rapat koordinasi tidak hanya berisi arahan satu arah. Setiap pimpinan organisasi diberikan kesempatan untuk memaparkan rancangan program kerja serta kebutuhan anggaran masing-masing. Forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi organisasi mahasiswa.

Menutup rapat, Jamaluddin menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti usulan kegiatan. Ia memberi batas waktu kepada setiap organisasi untuk menyerahkan proposal kegiatan dalam waktu dekat. “Saya berkomitmen dalam minggu ini menerima proposal kegiatan dari kalian, dan kegiatannya harus berdampak,” tambahnya.

Dengan adanya rapat ini, UIN STS Jambi berharap kegiatan mahasiswa mampu mendukung penguatan peran perguruan tinggi di tengah masyarakat, bukan hanya di dalam kelas.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: uinjambi.ac.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top