Bocah 7 Tahun di Muaro Jambi Hilang Terseret Arus Sungai Batanghari Saat Cuci Tangan, Tim SAR Dikerahkan

Penulis: Ramli Ahmad  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 00:28:01 WIB
Tim SAR dan warga melakukan pencarian bocah 7 tahun yang hilang terseret arus Sungai Batanghari di Muaro Jambi.

MUARO JAMBI — Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun, Muhammad Fajar Setiawan, dilaporkan hilang terseret arus Sungai Batanghari di tepian Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban disebutkan baru berniat mencuci tangan yang kotor di pinggir aliran sungai. Namun, secara mendadak ia terpeleset dan jatuh ke dalam sungai yang arusnya cukup deras. Tubuh Fajar langsung tenggelam dan terseret oleh kuatnya aliran air.

Teman Korban Melapor ke Warga, Pencarian Manual Dimulai

Teman Fajar yang menyaksikan kejadian itu langsung melaporkan peristiwa tersebut ke keluarga dan warga sekitar. Tanpa menunggu lama, warga setempat bersama pihak keluarga bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi jatuhnya korban.

Upaya penyisiran manual oleh warga di sepanjang aliran sungai belum membuahkan hasil. Hingga malam hari, keberadaan bocah tujuh tahun itu masih misterius.

Basarnas Jambi Kirim Tim Rescue dengan Perahu Karet

Informasi mengenai hilangnya Fajar kemudian dilaporkan oleh warga, Ardi, ke Kantor Basarnas Jambi. Setelah laporan awal diterima, tim langsung mengambil tindakan darurat dengan mengirimkan Search Rescue Unit (SRU).

"Kami memberangkatkan 7 personel rescue menuju lokasi dengan estimasi perjalanan sekitar 1,5 jam," ungkap Kepala Kantor Basarnas Jambi, Adah Sudarsa.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan terdiri dari 7 personel Basarnas Jambi dan 2 personel TNI AL. Mereka membawa satu unit rescue car serta sebuah perahu karet jenis LCR untuk menyisir sungai. Peralatan medis dan alat komunikasi juga disertakan untuk menunjang koordinasi di lapangan.

Kondisi Cuaca Berawan Jadi Tantangan Pencarian

Proses pencarian di lapangan menghadapi tantangan kondisi cuaca yang terpantau berawan. Meski demikian, petugas bersama warga dan pemuda setempat terus bahu-membahu menyisir area sungai.

Tim SAR Gabungan langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat setibanya di lokasi kejadian. Seluruh unsur yang terlibat berharap korban bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: infojambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top