Gubernur Jambi Al Haris Hadiri Haflah ke-15 Ponpes Al-Anwar, Serukan Pentingnya Akhlak dan Ilmu bagi Santri

Penulis: Mukhtar Latif  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 20:58:02 WIB
Gubernur Jambi Al Haris memberikan sambutan pada Haflah ke-15 Pondok Pesantren Al-Anwar.

MUARO JAMBI — Gubernur Jambi, Al Haris, menyebut keberadaan pondok pesantren sebagai pilar utama dalam membangun karakter generasi penerus. Tanpa lembaga pendidikan berbasis keagamaan, menurutnya, akan sulit mencetak anak-anak yang memiliki ilmu, iman, takwa, dan akhlak mulia.

"Apa yang dilakukan pengasuh pondok pesantren ini semoga menjadi amal jariyah," ujar Al Haris di hadapan para pengasuh, guru, dan santri Pondok Pesantren Al-Anwar, Rabu (17/06/2026).

Tantangan Global dan Keterampilan Abad ke-21

Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa dunia pendidikan kini menghadapi tantangan kompleks akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial. Ia mendorong para santri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menguasai keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi.

Menurutnya, pendidikan agama harus terus ditanamkan sejak dini. Hal itu menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan yang semakin kompetitif.

Pesan tentang Keikhlasan dan Kekuasaan

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menekankan pentingnya kebersihan hati dan niat, baik bagi siapa pun yang menuntut ilmu maupun yang akan terjun ke dunia politik. Ia menyebut kemenangan dalam setiap perjuangan tidak hanya bergantung pada strategi, melainkan juga pada keikhlasan hati dan niat yang bersih.

"Kekuasaan sejatinya adalah titah dari Allah SWT. Para pemegang amanah harus melayani rakyat dengan baik," tegasnya.

Apresiasi untuk Pengasuh dan Bantuan CSR

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada pengasuh dan pengelola Pondok Pesantren Al-Anwar atas perannya dalam mendidik generasi muda. Ia menilai pondok pesantren memiliki keunggulan dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan akhlak yang menjadi fondasi menghadapi tantangan zaman.

"Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mendorong kemajuan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam," ujar Al Haris.

Pada acara tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp20 juta kepada pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Petanang.

Pesan Pengasuh: Pengabdian Lebih Utama dari Sekadar Cerdas

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Ustaz Asrofi Asror, M.Pd., menyampaikan pesan pentingnya pengabdian bagi seorang santri. Menurutnya, santri yang mengabdikan tenaga, waktu, dan ilmu lebih utama daripada sekadar cerdas atau rajin tanpa pengabdian.

Ia mengutip nasihat As-Sayyid Muhammad Al-Maliki Al-Hasani yang menekankan proses pembelajaran berkelanjutan, keteguhan ilmu melalui murojaah (pengulangan), keberkahan melalui khidmah (pengabdian), dan kemanfaatan melalui ridha (keridaan).

Kepada para wisudawan, Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi yang diraih. Ia berharap ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang membawa berkah dan menjadikan para alumni sebagai generasi berakhlak mulia yang mampu memberikan kontribusi bagi agama, keluarga, masyarakat, dan negara.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: jabungtoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top