PIKI dan GMKI Jambi Gelar Diskusi Geopolitik, Firman Jaya Daely Tekankan Nasionalisme di Tengah Tantangan Global

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 18:33:01 WIB
Firman Jaya Daely menyampaikan pentingnya nasionalisme di tengah dinamika geopolitik global dalam diskusi PIKI dan GMKI Jambi.

JAMBI — Puluhan mahasiswa dan intelektual Kristen di Jambi duduk bersama dalam forum "Ngopi Malam" yang dikemas sebagai diskusi santai namun serius. Mereka membahas peta geopolitik dunia yang terus bergeser dan dampaknya terhadap Indonesia, mulai dari ketegangan kawasan hingga ancaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Dinamika Global Jadi Perhatian Utama

Firman Jaya Daely, yang juga menjabat Anggota Dewan Penasehat DPP PIKI, mengupas tuntas perkembangan situasi internasional yang dinilai kian kompleks. Menurutnya, perubahan peta kekuatan global tidak bisa diabaikan oleh anak bangsa.

"Seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan intelektual dan mahasiswa, harus memahami perkembangan ini secara objektif dan kritis," ujar Firman di hadapan peserta.

Ia menambahkan, penguatan wawasan kebangsaan dan nasionalisme menjadi harga mati di tengah gempuran informasi asing dan kepentingan asing yang kerap menyusup lewat berbagai kanal.

Penegakan Hukum dan Demokrasi Jadi Pilar Stabilitas

Tak hanya soal geopolitik, Firman juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan. Institusi demokrasi, kata dia, harus diperkuat agar tidak goyah oleh tekanan eksternal maupun kepentingan sesaat.

"Penegakan hukum yang berkeadilan serta penguatan institusi demokrasi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional," tegasnya.

Ia mendorong generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton. Mereka diminta aktif mengikuti isu-isu strategis dan menyumbang pemikiran konstruktif demi kemajuan bangsa.

Ruang Bertukar Gagasan Lintas Generasi

Ketua DPD PIKI Provinsi Jambi, Robinson Hutapea, mengatakan diskusi ini sengaja dirancang sebagai forum terbuka. Bukan sekadar seremonial, melainkan wadah bagi mahasiswa dan intelektual untuk berdialog langsung dengan tokoh nasional.

"Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta terhadap isu-isu geopolitik, hukum, dan kebangsaan, sekaligus mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun nasional," kata Robinson.

Forum yang berlangsung hingga larut malam itu diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif. Beberapa mahasiswa GMKI Jambi melontarkan pertanyaan seputar peran gereja dan organisasi Kristen dalam merespons isu kebangsaan di tengah tahun politik.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: detail.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top