JAMBI — OJK Jambi tidak sekadar menggelar seminar massal. Lembaga pengawas jasa keuangan itu merancang program berlapis: pelatihan tatap muka, pembentukan duta literasi, hingga akses platform belajar digital yang bisa diakses kapan saja.
Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya menyebutkan, dari total 67 kegiatan edukasi yang telah berjalan, empat di antaranya merupakan agenda tematik yang secara khusus menyasar perempuan. "Kami telah melaksanakan 67 kegiatan edukasi keuangan dengan total peserta mencapai 7.359 orang sepanjang Januari hingga 18 Juni 2026," kata Yan di Jambi, Sabtu.
Sebanyak 63 kegiatan lainnya bersifat campuran, diikuti oleh peserta laki-laki dan perempuan. Meski demikian, porsi khusus untuk perempuan tetap menjadi prioritas utama OJK Jambi.
Strategi OJK Jambi tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Mereka membentuk 24 Duta Literasi Keuangan yang berasal dari kalangan dosen. Dari jumlah tersebut, 17 orang di antaranya adalah perempuan yang telah menjalani program Training of Trainers (ToT) dari OJK.
Selain itu, delapan orang perempuan juga menjadi bagian dari 21 Duta Literasi Keuangan segmentasi Pramuka. Para duta ini diharapkan menjadi perpanjangan tangan OJK untuk menyebarkan pemahaman keuangan hingga ke komunitas akar rumput.
OJK Jambi juga memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan. Sebanyak 304 orang perempuan telah mendapatkan referral akses ke platform Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSku) yang dapat diakses melalui laman LMSku.ojk.go.id.
"Kami juga telah memberikan referral akses literasi keuangan kepada 304 orang perempuan melalui LMSku.ojk.go.id," ujar Yan. LMSku merupakan sistem pembelajaran mandiri dan terintegrasi yang bisa diakses gratis dari mana saja dan kapan saja.
Meski program berjalan masif, OJK Jambi mengakui belum melakukan penelitian khusus untuk mengukur dampak edukasi terhadap peningkatan usaha atau kondisi ekonomi peserta. "Kami belum melakukan penelitian saat ini terhadap peningkatan usaha atau ekonomi perempuan setelah dilakukan edukasi keuangan," kata Yan.
Kendati demikian, OJK Jambi berkomitmen memperluas program literasi dan inklusi keuangan. Target utamanya: mendorong kapasitas perempuan dalam mengelola keuangan, yang pada gilirannya diharapkan turut menopang kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Provinsi Jambi.