Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Garuda Jambi, 112 UMKM Raup Berkah dari Lautan Penonton

Penulis: Ramli Ahmad  •  Senin, 20 Juli 2026 | 19:57:31 WIB
Ribuan warga Jambi memadati Lapangan Garuda untuk menyaksikan nonton bareng final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.

JAMBI — Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menekuk Argentina 1-0 di partai final. Gol tunggal Ferran Torres menjadi penentu kemenangan La Roja yang disaksikan ribuan pasang mata warga Jambi yang tumpah ruah di Lapangan Garuda.

Pemerintah Provinsi Jambi yang memprakarsai acara nonton bareng (nobar) ini tak hanya menyediakan layar raksasa. Beragam doorprize dan hiburan pendukung juga disiapkan untuk memeriahkan malam final. Kehadiran pejabat daerah yang berbaur dengan warga membuat suasana kian cair.

Namun, di balik euforia kemenangan Spanyol, dampak ekonomi yang terasa langsung menyasar pelaku usaha lokal. Juru Bicara Pemprov Jambi, Ariansyah, mengungkapkan bahwa pelibatan UMKM merupakan strategi untuk menggerakkan perekonomian kerakyatan melalui momentum olahraga berskala besar.

"Acara nobar berlangsung sukses, aman, tertib, dan penuh sportivitas. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mendongkrak omzet pelaku usaha lokal," ujar Ariansyah.

Stan Kuliner Diserbu, Omzet Pelaku Usaha Lokal Meningkat

Lautan penonton yang hadir sejak malam hari membuat stan-stan UMKM yang menjajakan aneka makanan, minuman, hingga produk khas Jambi laris manis diburu pembeli. Setiap stan kebanjiran pesanan sepanjang pertandingan berlangsung.

Para pedagang mengaku senang dengan gelaran nobar yang mendatangkan ribuan pengunjung dalam satu malam. Omzet yang diraup jauh melampaui hari biasa, memberikan suntikan modal berharga bagi usaha mereka.

Pemprov Jambi Berkomitmen Gelar Nobar Serupa di Masa Depan

Melihat tingginya antusiasme publik dan dampak positif bagi perekonomian warga, Pemprov Jambi berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa. Langkah ini dinilai efektif sebagai sarana hiburan, pemersatu warga, sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan.

"Kegiatan ini membuktikan bahwa event olahraga bisa menjadi katalisator ekonomi. Kami akan terus mengupayakan acara serupa di momentum-momentum besar ke depan," pungkas Ariansyah.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: jernih.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top