BPBD Muaro Jambi Petakan 45 Desa di 9 Kecamatan Masuk Zona Rawan Kekeringan, Berikut Daftar Wilayahnya

Penulis: Mukhtar Latif  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 11:20:31 WIB
BPBD Muaro Jambi merilis daftar 45 desa di sembilan kecamatan yang dipetakan sebagai zona rawan kekeringan saat musim kemarau.

MUARO JAMBI — BPBD Kabupaten Muaro Jambi merilis daftar 45 desa yang masuk kategori rawan kekeringan saat musim kemarau. Wilayah tersebut tersebar di sembilan kecamatan, yaitu Mestong, Bahar Selatan, Bahar Utara, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, Kumpeh, Taman Rajo, Maro Sebo, dan Jambi Luar Kota (Jaluko). Dua kecamatan lainnya, Sungai Bahar dan Sekernan, tidak masuk dalam daftar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, menegaskan status itu baru sebatas potensi. “Ini merupakan daerah yang dipetakan sebagai wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau, bukan berarti sudah terdampak,” ujarnya.

Mekanisme Pengajuan Bantuan Air Bersih

BPBD telah menyiapkan langkah penanganan jika desa-desa tersebut benar-benar mengalami krisis air bersih. Bantuan akan disalurkan melalui mobil tangki, namun prosesnya tidak otomatis. Pemerintah desa harus mengajukan permohonan resmi terlebih dahulu.

“Apabila ada desa yang membutuhkan suplai air bersih, silakan mengajukan permohonan melalui pemerintah desa kepada BPBD Muaro Jambi,” kata Anari. Setelah laporan masuk, BPBD akan melakukan verifikasi dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan.

Imbauan Bijak Gunakan Air Selama Kemarau

Anari meminta masyarakat dan pemerintah desa meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengimbau warga untuk lebih hemat menggunakan air selama musim kemarau yang sedang berlangsung. Laporan segera dari desa menjadi kunci agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Pemetaan ini menjadi langkah awal BPBD untuk mempercepat respons jika kekeringan benar-benar terjadi. Dengan daftar wilayah rawan yang sudah di tangan, distribusi bantuan diharapkan tidak terlambat.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: jambiekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top