TNI AU Kerahkan Penerbangan Hercules Kloter Terakhir, 27 Ton Bantuan Logistik Tiba di Lokasi Gempa NTT

Penulis: Ramli Ahmad  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:28:14 WIB
Hercules TNI AU mendarat membawa 27 ton bantuan logistik untuk korban gempa NTT.

JAMBI — Presiden Prabowo Subianto memerintahkan para pejabat kabinet dan kepala lembaga untuk terbang langsung ke NTT pada hari kejadian. Perintah tersebut direspons cepat dengan pengerahan lebih dari 3.500 personel TNI-Polri yang kini tersebar di Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya.

Pengiriman bantuan terbagi dalam beberapa kloter penerbangan Hercules TNI AU. Sekretariat Kabinet RI melalui akun Instagram resminya, Minggu (16/8/2026), menyebutkan pengecekan terakhir dilakukan jelang tengah malam.

Pejabat yang Diterjunkan ke Lokasi Bencana

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno memimpin rombongan kementerian dalam peninjauan tersebut. Mendampingi Pratikno, sejumlah pejabat tingkat menteri ikut diterjunkan, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto serta Kepala Basarnas Mohammad Syafii juga termasuk dalam rombongan yang diperintahkan memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Wakil Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Sosial turut dilibatkan dalam misi kemanusiaan ini.

Perusahaan BUMN Dilibatkan dalam Penanganan Darurat

Presiden tidak hanya mengerahkan aparatur sipil dan militer. Instruksi khusus diberikan kepada jajaran PLN, Pertamina, dan Telkom untuk mengecek langsung kondisi infrastruktur vital di NTT pascagempa.

Langkah ini ditempuh untuk memastikan pasokan listrik, bahan bakar, dan jaringan telekomunikasi pulih cepat. Gangguan pada tiga sektor tersebut kerap menjadi kendala utama dalam evakuasi dan distribusi bantuan di fase tanggap darurat.

Korban Jiwa dan Pengungsian

Gempa yang mengguncang Kabupaten Nagakeo pada Sabtu pagi itu tercatat menewaskan 48 orang. Data resmi menyebutkan lebih dari lima ribu warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah mengingat proses pencarian dan evakuasi di daerah terpencil masih berlangsung. Personel gabungan TNI-Polri terus menyisir lokasi-lokasi yang putus akses akibat longsor dan kerusakan jalan.

Bantuan logistik yang dikirim dari Halim Perdanakusuma merupakan bagian dari operasi kemanusiaan terpadu. Pemerintah pusat memastikan pasokan kebutuhan dasar, obat-obatan, dan perlengkapan pengungsian akan terus dikirim menyusul kloter-kloter berikutnya.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top