Bantuan Seragam Gratis Pemkab Tanjung Jabung Barat Disalurkan ke 12 Sekolah di Tungkal Ilir, Begini Isi Paketnya

Penulis: Syafruddin Amir  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46:02 WIB
Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis tahap kedua kepada 12 sekolah di Kecamatan Tungkal Ilir.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) mulai menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis tahap kedua kepada 12 sekolah di Kecamatan Tungkal Ilir, Jumat (21/8/2026). Setiap paket bantuan berisi seragam putih merah, seragam Pramuka, lengkap dengan topi, dasi, dan ikat pinggang.

TANJAB BARAT — Sebanyak 12 sekolah di Kecamatan Tungkal Ilir menerima bantuan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penyaluran yang dilakukan Dinas Pendidikan setempat ini merupakan bagian dari program prioritas daerah untuk meringankan beban wali murid di awal tahun ajaran baru.

Pantauan di lapangan, penyerahan simbolis pertama dilakukan di SDN 016 yang menerima 60 setel seragam lengkap. Bantuan serupa menyusul untuk SDN 002 dengan 51 setel dan SD Nasional sebanyak 6 setel. Total belasan sekolah lainnya di kecamatan ini juga menjadi penerima pada tahap yang sama.

Isi Paket dan Proses Pemeriksaan

Setiap paket bantuan terdiri dari seragam putih merah dan seragam Pramuka. Kelengkapannya meliputi topi, dasi, hingga ikat pinggang. Ukuran pakaian yang diserahkan disebutkan telah disesuaikan dengan data usulan awal dari masing-masing sekolah.

"Ukuran baju yang diserahkan disesuaikan dengan data dan usulan awal dari masing-masing sekolah, sehingga sebelum diserahkan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, M. Taufan, S.H., M.H.

Proses penyerahan turut diawasi oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan staf Dinas Pendidikan. Tim Inspektorat dan pihak sekolah juga dilibatkan untuk memastikan transparansi serta akuntabilitas penyaluran bantuan ini.

Penyaluran Bertahap ke Dua Kecamatan Lain

Penyaluran di Tungkal Ilir ini merupakan gelombang kedua. Sebelumnya, Dinas Pendidikan telah menyalurkan bantuan serupa untuk sekolah-sekolah di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara pada tahap pertama.

M. Taufan menambahkan, penyaluran dilakukan secara bertahap. Jika ditemukan kekurangan atau tambahan kebutuhan di lapangan, akan segera disusulkan dan disalurkan pada tahap berikutnya.

Larangan Pungutan dan Respons Wali Murid

Pemerintah daerah menegaskan bantuan ini bersifat murni dan tidak boleh dikomersialkan. M. Taufan mengingatkan agar tidak ada pihak yang memungut biaya apa pun dari wali murid terkait program ini.

"Bantuan ini sepenuhnya gratis. Jangan sampai ada pungutan apa pun dari wali murid. Bantuan ini murni untuk siswa, tidak boleh diminta bayaran," tegasnya.

Di lokasi penyerahan, sejumlah wali murid menyambut baik program ini. Mereka mengaku terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli perlengkapan sekolah anak di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.

"Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Daerah. Bisa anak kita ganti pakaian. Kalau beli sendiri sudah berapa biayanya. Apalagi anak-anak cepat kotor saat bermain. Dengan bantuan ini, kami sangat terbantu," ungkap salah satu wali murid.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: liputanjambi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top