Wakapolda Jambi Brigjen K Yani Sudarto Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Cek Gudang Peralatan hingga Beri Bantuan Sembako

Penulis: Syafruddin Amir  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:08:01 WIB
Wakapolda Jambi Brigjen Pol K Yani Sudarto meninjau Posko Karhutla Suban di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

TANJAB BARATWakapolda Jambi Brigjen Pol K Yani Sudarto bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin mengecek kesiapan personel dan peralatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (25/8). Peninjauan ini menyasar dua lokasi utama, yakni Posko Karhutla Suban dan Posko Karhutla Distrik 5 WKS.

Rombongan turut didampingi Karo Ops Polda Jambi, Dir Samapta, Dansat Brimob, Kapolres Tanjab Barat, serta unsur Forkopimda setempat. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan perlengkapan pemadaman yang harus bisa digunakan sewaktu-waktu apabila muncul titik api.

Pemeriksaan Sarpras di Gudang Peralatan

Di Posko Karhutla Distrik 5 WKS, Wakapolda Jambi tidak hanya melihat kondisi posko. Ia turut memeriksa gudang penyimpanan sarana dan prasarana penanganan kebakaran untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi siap pakai.

Pengecekan ini menjadi bagian dari upaya memastikan rantai respons cepat di lapangan. Jika ditemukan indikasi kebakaran, petugas tidak boleh terkendala oleh peralatan yang tidak layak operasi.

Bantuan Sembako untuk Petugas Lapangan

Selain memeriksa kesiapan operasional, Wakapolda Jambi juga menyerahkan bantuan sembako kepada personel yang bertugas di Posko Karhutla Suban. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral bagi petugas yang bekerja di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Langkah ini diambil mengingat personel di lapangan kerap menghadapi kondisi medan sulit serta paparan asap selama proses pemadaman maupun patroli pencegahan.

Mengapa Kesiapan Karhutla Menjadi Prioritas?

Ancaman kebakaran hutan dan lahan meningkat signifikan saat musim kemarau melanda Provinsi Jambi. Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi salah satu wilayah yang masuk kategori rawan karena memiliki area lahan gambut yang luas.

Kebakaran di lahan gambut sulit dipadamkan karena api dapat membakar lapisan tanah di bawah permukaan. Kondisi ini yang mendorong jajaran kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah memperketat pengawasan serta memastikan logistik pemadaman tercukupi.

Dengan pengecekan langsung ke posko dan gudang peralatan, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat bergerak cepat dan terkoordinasi ketika muncul titik panas di wilayah Tanjab Barat.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top