7 Penerbangan Jambi-Jakarta Dibatalkan Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 1.049 Penumpang Terdampak

Penulis: Syafruddin Amir  •  Senin, 07 September 2026 | 21:31:01 WIB
Calon penumpang memantau jadwal penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Senin (7/9/2026), saat tujuh penerbangan rute Jambi-Jakarta dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

JAMBI — Ardon Marbun, Executive General Manager (EGM) Bandara Sultan Thaha Jambi, menyatakan pihaknya masih menunggu perkembangan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta sebelum penerbangan kembali dioperasikan. Faktor penentu utamanya adalah arah angin dan pergerakan sebaran debu vulkanik.

"Hingga kini Bandara CGK masih closed. Kita tunggu ini semua sampai kapan penutupannya, tergantung arah angin dan sebaran debu vulkanik," kata Ardon, Senin (7/9/2026).

Rute Kedatangan: 3 Penerbangan Batal, 404 Penumpang Terdampak

Berdasarkan data Bandara Sultan Thaha Jambi per Senin (7/9) pukul 09.00 WIB, tiga penerbangan dari Jakarta menuju Jambi dipastikan batal. Maskapai yang terdampak meliputi Citilink dan Garuda Indonesia.

  • Citilink QG 960: 172 penumpang
  • Garuda Indonesia GA 126: 125 penumpang
  • Garuda Indonesia GA 128: 107 penumpang

Total penumpang yang gagal terbang dari sisi kedatangan mencapai 404 orang.

Empat Penerbangan Keberangkatan Juga Dibatalkan

Dari sisi sebaliknya, empat penerbangan rute Jambi-Jakarta juga terkena dampak penutupan CGK. Batik Air dan Citilink menjadi maskapai yang paling banyak menerima pembatalan.

  • Batik Air ID 6807: 154 penumpang
  • Citilink QG 961: 177 penumpang
  • Garuda Indonesia GA 127: 160 penumpang
  • Garuda Indonesia GA 129: 154 penumpang

Total penumpang dari empat penerbangan keberangkatan ini mencapai 645 orang. Jika digabungkan dengan penerbangan kedatangan, jumlah penumpang yang terdampak mencapai 1.049 orang.

Belum Ada Penerbangan dari Jambi ke Jakarta hingga Penutupan CGK Dicabut

Ardon menegaskan dampak penutupan CGK membuat seluruh penerbangan yang menghubungkan Jambi dan Jakarta belum dapat berjalan. Kondisi tersebut berlaku baik untuk pesawat yang akan berangkat dari Jambi maupun pesawat yang seharusnya datang dari Jakarta.

"Artinya sampai saat ini belum ada penerbangan dari Jambi Jakarta, ya begitu sebaliknya," ujarnya.

"Untuk penerbangan yang terdampak, kami terus melakukan pembaruan informasi dan berkoordinasi dengan maskapai serta pihak terkait," jelas Ardon.

Penumpang yang terdampak diimbau menghubungi maskapai masing-masing untuk informasi penjadwalan ulang atau pengembalian tiket. Pihak bandara juga terus memantau perkembangan status Bandara Soekarno-Hatta sebagai acuan operasional penerbangan berikutnya.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top