Mahindra Thar OG Resmi Dijual di India Mulai Rp 190 Juta, Tantang Suzuki Jimny di Segmen SUV Off-Road

Penulis: Ramli Ahmad  •  Kamis, 24 September 2026 | 10:46:02 WIB
Mahindra Thar OG resmi dijual di India dengan harga mulai Rp 190 juta.

JAMBI — Mahindra Thar OG diposisikan sebagai penerus seri Thar yang terakhir dirilis enam tahun lalu. Model ini menyasar segmen SUV off-road kompak yang belakangan ramai, termasuk oleh kehadiran Suzuki Jimny.

Konsumen di India bisa memilih tiga varian: AXT, LXT, dan ZXT sebagai trim tertinggi. Masing-masing tersedia dengan opsi penggerak roda belakang (RWD) atau empat roda (4WD).

Tiga Pilihan Mesin, dari Bensin 2.0L hingga Diesel 1.5L

Mahindra menyediakan tiga opsi dapur pacu untuk Thar OG. Versi bensin 2.0L menghasilkan daya 160 hp dengan torsi puncak 330 Nm.

Opsi kedua adalah diesel 2.2L yang menyemburkan tenaga 150 hp dan torsi 330 Nm. Sementara diesel 1.5L menghasilkan output 117 hp dengan torsi 300 Nm.

Khusus model 4WD, Mahindra melengkapinya dengan Electronic Locking Differential serta tiga mode berkendara untuk medan berat: Mud (lumpur), Sand (pasir), dan Snow (salju).

Meski siluet ikoniknya dipertahankan, Mahindra menyematkan pembaruan substansial pada struktur teknis. Thar OG kini mengusung sasis platform M_Glyde 4G yang diklaim lebih kokoh.

Sisi kenyamanan berkendara ditopang suspensi belakang Pentalink berteknologi Watts Link, sistem Frequency Dependent Damping, serta electric power steering.

Harga Promosi Berlaku hingga 30 November 2026

Banderol Thar OG dimulai dari 10,32 lakh rupee hingga 18,99 lakh rupee, setara Rp 190 juta sampai Rp 350 jutaan. Harga tersebut merupakan promosi khusus yang berlaku hingga 30 November 2026.

Unit kendaraan bakal mulai dikirimkan ke tangan pembeli pada 11 Oktober 2026. Dengan spesifikasi tersebut, Thar OG masuk ke persaingan SUV off-road yang juga diisi Suzuki Jimny.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top