KOTA JAMBI — Komisi IV DPRD Kota Jambi menilai kondisi kesehatan dan gizi anak usia sekolah di Kota Jambi masih memerlukan perhatian lebih dari pemerintah daerah. Penilaian itu muncul setelah DPRD menjalankan fungsi pengawasan terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik sejumlah murid di sekolah.
Meski secara umum kondisi anak dinilai cukup baik, DPRD mencatat aspek pertumbuhan dan perkembangan fisik masih menyisakan persoalan. Temuan itu menjadi dasar bagi Komisi IV untuk mendorong intervensi yang lebih serius dari pemerintah kota.
Dari hasil pengawasan, perkembangan fisik sejumlah murid masih menunjukkan hal yang perlu diperhatikan. Tingkat ketangkasan hingga berat badan anak dinilai belum sepenuhnya mencerminkan pemenuhan gizi yang seimbang.
Kondisi itu membuat DPRD menilai pemantauan rutin terhadap status gizi anak sekolah belum berjalan optimal. Padahal, data pertumbuhan fisik menjadi dasar untuk menentukan apakah seorang anak membutuhkan penanganan lanjutan atau tidak.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena, mendorong Pemerintah Kota Jambi lebih intensif memperhatikan pemenuhan nutrisi anak usia sekolah. Menurutnya, pemantauan kondisi gizi perlu dilakukan secara berkala agar kebutuhan nutrisi anak dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
"Pemantauan kondisi gizi perlu dilakukan secara berkala agar kebutuhan nutrisi anak dapat diketahui dan ditangani dengan tepat," ujar Maria Magdalena.
Ia juga berharap pemerintah daerah menyusun langkah konkret dan menjadikan pemantauan gizi anak sekolah sebagai salah satu perhatian dalam upaya mendukung tumbuh kembang anak.
Anak usia sekolah berada di fase pertumbuhan yang menentukan kualitas fisik dan kemampuan belajar. Kekurangan gizi pada fase ini berpotensi menurunkan daya konsentrasi di kelas hingga memengaruhi prestasi akademik.
Karena itu, DPRD menilai pemantauan gizi tidak cukup berhenti pada pencatatan berat badan dan tinggi badan. Diperlukan tindak lanjut berupa intervensi bagi murid yang teridentifikasi mengalami masalah gizi.
DPRD Kota Jambi berharap pemerintah daerah menjadikan pemantauan gizi anak sekolah sebagai agenda rutin lintas dinas. Kolaborasi antara dinas pendidikan dan dinas kesehatan dinilai penting agar data gizi anak terhubung dengan penanganan yang tepat.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan generasi muda Kota Jambi yang sehat dan memiliki kondisi fisik yang baik di masa mendatang. DPRD akan terus mengawal isu ini melalui fungsi pengawasan yang dimilikinya.