MUARO JAMBI — Kegiatan pelatihan tersebut digelar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jambi sebagai upaya memperkenalkan olahraga rekreasi yang memiliki kekhasan daerah. Peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung gerakan Senam Melayu Nusantara yang disampaikan narasumber.
Jemmi mengaku pelatihan itu menambah pengetahuan dan keterampilannya. Ia menyebut materi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk dikembangkan di lingkungan madrasah.
"Pelatihan ini menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam Senam Melayu Nusantara," ujar Jemmi Andrianto setelah mengikuti kegiatan.
Senam Melayu Nusantara sebelumnya mendapat perhatian luas setelah kegiatan pelaksanaannya berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan itu digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu momentum untuk terus memperkenalkan senam ini kepada masyarakat. Pelatihan kali ini memperluas pemahaman peserta mengenai gerakan dan konsep Senam Melayu Nusantara.
Menurut Jemmi, senam tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik. Ia menilai senam juga dapat menjadi sarana memperkenalkan budaya Melayu kepada generasi muda.
Bagi MAN 1 Muaro Jambi, kegiatan ini mendukung program pembiasaan hidup sehat di lingkungan madrasah. Aktivitas senam dapat menjadi pilihan kegiatan yang menyenangkan bagi warga madrasah.
Selain menjaga kebugaran, senam yang dilakukan bersama-sama membangun semangat kebersamaan di antara peserta. Unsur budaya Melayu yang terkandung di dalamnya menjadi media edukasi bagi peserta didik.
Jemmi mengikuti pelatihan dengan memperhatikan materi dan gerakan yang disampaikan narasumber. Setiap gerakan diperagakan dan dipelajari agar peserta memahami tekniknya dengan baik.
Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti praktik secara langsung. Suasana pelatihan berlangsung dengan semangat dan penuh antusias.
Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kembali kepada warga madrasah melalui kegiatan olahraga bersama. Senam dapat dikembangkan sebagai salah satu kegiatan yang mendukung kebugaran jasmani peserta didik.
Dengan pendekatan tersebut, budaya lokal tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga dikenalkan melalui aktivitas fisik. Guru dan peserta didik dapat berinteraksi dalam suasana yang berbeda dari kegiatan pembelajaran rutin.
Ke depan, keikutsertaan dalam kegiatan seperti ini diharapkan terus dilakukan sesuai kesempatan dan program yang tersedia. MAN 1 Muaro Jambi dapat mengambil manfaat dari pengalaman tersebut untuk mengembangkan kegiatan olahraga dan rekreasi di lingkungan madrasah.