JAMBI — Kulit ayam yang diolah menjadi sate selalu punya tempat tersendiri di meja makan maupun lapak angkringan malam. Bagian daging ini kerap dianggap sebelah mata, padahal bisa disulap jadi hidangan bernilai jual tinggi. Rahasianya ada pada proses merebus atau mengungkep sebelum dibakar.
Tekstur kulit yang kenyal-lembut di bagian dalam, berpadu lapisan luar yang agak renyah dan beraroma smokey bakaran, membuat sate kulit sulit ditolak. Aroma kecap yang terbakar bersama rempah menciptakan cita rasa khas yang berbeda dari sate daging pada umumnya.
Untuk membuat sate kulit ayam bakar kecap, siapkan bahan utama berikut:
Pemilihan kulit ayam segar menentukan hasil akhir. Kulit yang terlalu banyak lemak cenderung membuat sate berminyak berlebih saat dibakar.
Bumbu ungkep menjadi penentu apakah rasa meresap sampai ke dalam atau hanya menempel di permukaan. Bahan yang dibutuhkan:
Ketumbar sebaiknya disangrai lebih dulu agar aromanya keluar maksimal. Bawang merah dan bawang putih cukup dihaluskan hingga teksturnya lembut.
Merebus kulit ayam bersama bumbu halus sebelum dibakar adalah tahap yang paling menentukan tekstur akhir. Proses ini membuat kulit matang merata sekaligus menyerap bumbu sampai ke bagian dalam.
Tanpa ungkep, kulit ayam cenderung keras saat dibakar dan bumbu hanya menempel di lapisan luar. Waktu ungkep yang cukup juga membantu mengurangi bau amis yang sering muncul pada kulit ayam.
Setelah diungkep hingga air menyusut, kulit ayam ditusuk menggunakan tusuk sate. Olesan kecap manis dan rempah kemudian diberikan sebelum proses pembakaran.
Kecap manis yang dioleskan saat membakar menciptakan lapisan mengilap sekaligus aroma karamel yang khas. Rempah pilihan yang ditambahkan ke olesan memperkuat cita rasa gurih dan sedikit pedas.
Pembakaran sebaiknya dilakukan di atas bara api, bukan api besar yang menyala. Bara api memberi panas merata dan menghasilkan aroma smokey tanpa membuat permukaan sate gosong.
Olesan diberikan beberapa kali sambil sate dibolak-balik. Semakin sering dioles, lapisan rasa di permukaan kulit semakin tebal dan mengilap.
Sate kulit ayam bakar kecap bisa disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat atau camilan saat berkumpul malam. Porsi 500 gram kulit ayam umumnya cukup untuk beberapa tusuk sate yang bisa dinikmati bersama keluarga.
Jeruk nipis atau jeruk limau yang disiapkan di awal bisa diperas sesaat sebelum disantap. Perasan jeruk menambah kesegaran dan menyeimbangkan rasa manis dari kecap.
Bagi pedagang angkringan, menu ini tergolong ekonomis karena bahan bakunya terjangkau namun punya nilai jual yang baik. Proses pembuatannya pun tidak memerlukan peralatan khusus selain tungku atau panggangan arang.