Kota Jambi Terapkan PJJ Lagi untuk TK hingga SMP Mulai 28 September 2026, ISPU Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Penulis: Ramli Ahmad  •  Senin, 28 September 2026 | 08:16:31 WIB
Siswa TK hingga SMP di Kota Jambi kembali mengikuti pembelajaran jarak jauh mulai 28 September 2026 seiring ISPU masuk kategori sangat tidak sehat.

KOTA JAMBI — Keputusan perpanjangan skema belajar dari rumah ini merujuk pada Edaran Kemendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026 dan Surat Edaran Wali Kota Jambi Nomor 29 Tahun 2026 tentang Antisipasi Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar. Dinas Pendidikan Kota Jambi menegaskan PJJ berlaku untuk seluruh satuan pendidikan di tiga jenjang tersebut.

Meski peserta didik belajar dari rumah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap wajib bertugas dari sekolah. Kehadiran pendidik di satuan pendidikan bertujuan memastikan pengorganisasian materi dan pengawasan proses KBM daring berjalan terstruktur.

Orang Tua Diminta Awasi Anak Selama Belajar dari Rumah

Pemerintah daerah mengimbau orang tua dan wali murid aktif mendampingi anak selama PJJ. Selain memantau jalannya pembelajaran, orang tua diminta memperketat pengawasan agar anak tidak beraktivitas di luar rumah, terutama saat polusi berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Pengawas dan Penilik Satuan Pendidikan ditugaskan melakukan pemantauan, pendampingan, serta supervisi berkala ke sekolah-sekolah binaan. Evaluasi penerapan KBM akan disesuaikan secara dinamis mengikuti tren grafik kualitas udara dan pemantauan kondisi lingkungan.

MTsN 2 Kota Jambi Alihkan Seluruh Skema Belajar ke Jarak Jauh

Plt. Kepala MTsN 2 Kota Jambi, Azikri, M.Pd., menegaskan madrasahnya langsung merespons dinamika kondisi udara saat ini. Menurutnya, kesehatan siswa menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar begitu ISPU menunjukkan kategori sangat tidak sehat.

"Kesehatan anak-anak adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Begitu indikator ISPU menunjukkan kategori sangat tidak sehat, kami di MTsN 2 Kota Jambi langsung mengalihkan seluruh skema belajar ke sistem jarak jauh demi melindungi pernapasan siswa," jelas Azikri.

Azikri memastikan seluruh tenaga pengajar tetap bekerja penuh mengawal pembelajaran murid dari jauh. Setiap mata pelajaran disampaikan dengan jelas, tugas terukur, dan komunikasi dengan siswa kelas 7, 8, maupun 9 tetap terjalin interaktif setiap harinya.

"Meskipun siswa belajar dari rumah, kami memastikan setiap mata pelajaran tersampaikan dengan jelas, tugas-tugas terukur, dan komunikasi dengan siswa kelas 7, 8, maupun 9 tetap terjalin interaktif setiap harinya," terangnya.

Sinergi Orang Tua Jadi Kunci Selama PJJ Berlangsung

Azikri mengimbau para orang tua siswa bekerja sama menjaga kedisiplinan dan kesehatan anak selama masa penyesuaian ini. Ia berharap sinergi orang tua untuk membatasi kegiatan anak di luar rumah hingga situasi udara di Kota Jambi kembali kondusif.

"Kami sangat mengharapkan sinergi dari para orang tua untuk membatasi kegiatan anak di luar rumah. Mari bersama-sama kita jaga kesehatan dan semangat belajar anak-anak hingga situasi udara di Kota Jambi kembali kondusif," pungkasnya.

Penerapan PJJ di Kota Jambi akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan grafik ISPU. Dinas Pendidikan Kota Jambi belum memastikan kapan pembelajaran tatap muka dapat kembali digelar, menunggu indikator kualitas udara dinyatakan aman.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: mtsn2kotajambi.mdrsh.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top