JAMBI — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menegaskan target medali emas Asian Games 2026 tidak bergantung pada satu nama di sektor putra. Ketua Umum PP FPTI Yenni Wahid menyebut siapa pun antara Aditya Tri Syahria atau Veddriq Leonardo yang juara, yang penting Indonesia pulang membawa emas.
Empat atlet panjat tebing Indonesia sudah mengamankan tiket putaran final nomor speed empat jalur. Selain Aditya dan Veddriq di sektor putra, ada Desak Made Rita Kusuma Dewi serta Berthdigna Devi Surya Kusuma yang lebih dulu lolos sehari sebelumnya.
Aditya menjadi sorotan setelah mencatat waktu 4,62 detik pada babak kualifikasi, Rabu (30/9). Catatan itu memecahkan rekor Asian Games yang sebelumnya dipegang Veddriq.
Veddriq sendiri melaju ke putaran final dengan waktu 4,78 detik. Dua tiket putra itu membuat Indonesia menempatkan wakil di fase penentuan medali.
Yenni menilai pencapaian Aditya sebagai bukti regenerasi atlet panjat tebing Indonesia berjalan mulus. Atlet junior mampu menembus catatan waktu yang bahkan melewati seniornya.
"Salah satu kelebihan dari para atlet panjat tebing Indonesia adalah banyak sekali bibit-bibit yang kita punya. Jadi selain atlet senior bahkan salah satunya atlet sudah berlaga di Olimpiade dan raih emas, tapi atlet junior juga menunjukkan kemampuan yang tak kalah, bahkan catatan waktunya melebihi senior-seniornya," ujar Yenni.
Yenni mengaku bersyukur melihat performa para atlet di babak kualifikasi. Ia berharap tren positif itu berlanjut menjadi medali emas, terutama di final speed putri.
"Sangat bersyukur bahwa atlet kita baik putra maupun putri tetap menunjukkan kekuatan yang luar biasa dengan catatan waktu yang luar biasa. Dan tentunya kami berharap untuk final speed putri, kita bisa mendapat medali. Kami berharap meraih medali emas," kata Yenni.
Ia menegaskan tidak mempersoalkan siapa yang berdiri di podium tertinggi dari sektor putra. Baginya, yang utama adalah Merah Putih membawa pulang emas.
"Tentu ini menjadi sebuah hal yang kami syukuri dan pertahankan prestasinya. Semoga atlet Indonesia bisa mendapat medali, apakah Veddriq atau Aditya tidak masalah, yang penting Indonesia pulang bawa medali emas."
"Syukur-syukur setiap nomor kita mendapat medali apapun itu. Jadi podiumnya ada Indonesia ada di sana," ucapnya.
Yenni juga meminta seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan dan doa kepada atlet yang masih berjuang di Asian Games 2026. Menurutnya, sokongan suporter bisa menjadi energi tambahan di putaran final.
"Ya, kami memohon doa dari seluruh masyarakat, semoga kita bisa menang pertandingan hari ini," ucap Yenni.