KOTA JAMBI — Perjuangan para peserta didik perwakilan Kabupaten Bungo di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Jambi berlangsung di MTsN 2 Kota Jambi. Usai menuntaskan sesi perlombaan, suasana kebersamaan terlihat jelas di lokasi kegiatan. Jajaran pejabat dan tim pendamping dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bungo turut hadir langsung di lapangan.
Kehadiran jajaran Kemenag Bungo memberi suntikan moril bagi para siswa-siswi yang telah berjuang mengharumkan nama kabupaten. Para guru pendamping dan pihak madrasah juga ikut mengawal kontingen sepanjang rangkaian lomba.
Tim kontingen Kabupaten Bungo terdiri atas peserta didik perwakilan madrasah, guru pendamping, dan pihak madrasah. Mereka didampingi langsung oleh jajaran pejabat Kantor Kemenag Kabupaten Bungo.
Dukungan yang hadir di lokasi bukan sekadar formalitas. Pendampingan itu menunjukkan sinergi antara madrasah, guru, dan Kemenag Bungo dalam memotivasi generasi muda madrasah agar terus berprestasi dan sportif.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, momen kebersamaan diabadikan melalui sesi foto bersama. Tim Kontingen Kabupaten Bungo berfoto dengan para guru pendamping, pihak madrasah, serta jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo.
Sesi foto bersama itu menjadi penanda berakhirnya perjuangan kontingen di OMI Tingkat Provinsi Jambi. Suasana kebanggaan tampak dari para peserta yang telah menyelesaikan seluruh sesi perlombaan dengan penuh semangat.
Pendampingan langsung dari Kemenag Bungo diharapkan mendorong para siswa madrasah membawa hasil terbaik bagi Kabupaten Bungo. Semangat sportif dan prestasi menjadi pesan utama yang diusung sepanjang kegiatan.
Sinergi antara madrasah, guru pendamping, dan Kemenag Bungo menjadi modal bagi pembinaan generasi muda madrasah ke depan. Kabupaten Bungo menaruh harapan besar pada para peserta didik yang telah berjuang di ajang provinsi tersebut.