JAKARTA — IHSG memulai hari dengan catatan positif, sementara kelompok saham unggulan justru bergerak ke zona merah. Indeks LQ45 tercatat turun tipis 0,71 poin atau 0,12 persen ke level 587,04.
Pergerakan ini menunjukkan sinyal yang beragam di awal sesi perdagangan. Penguatan IHSG terjadi di tengah sentimen pasar yang masih wait and see terhadap sejumlah data ekonomi global.
LQ45 Tertekan, Saham Blue Chip Masih Lesu
Pelemahan pada indeks LQ45 mengindikasikan bahwa tekanan jual masih membayangi saham-saham berkapitalisasi besar. Kondisi ini kerap terjadi ketika investor asing melakukan aksi ambil untung di awal sesi.
Meski begitu, penguatan IHSG menunjukkan bahwa saham-saham di luar kelompok unggulan mampu menopang indeks. Volume perdagangan pada pembukaan pagi ini tercatat cukup aktif.
Level Psikologis 6.010 Kembali Direbut
Posisi 6.010,34 menjadi level psikologis yang penting bagi pelaku pasar. Sebelumnya, IHSG sempat berfluktuasi di kisaran angka tersebut selama beberapa hari terakhir.
Pencapaian ini menjadi perhatian para analis untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya. Data dari Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa penguatan pembukaan ini didukung oleh aksi beli di sektor-sektor tertentu.