MERANGIN — Penghadangan terhadap aparat saat menjalankan tugas penertiban menjadi perhatian serius kepolisian. Tim gabungan dari Mabes Polri dan Polres Merangin terpaksa menghentikan operasi di lapangan setelah dihadang oleh massa yang jumlahnya jauh lebih banyak.
Kronologi Penghadangan di Tabir Barat
Peristiwa itu terjadi saat petugas melakukan penyelidikan terkait aktivitas tambang emas ilegal di Desa Tanjung Putus. Keberadaan tim diketahui oleh warga setempat yang kemudian berdatangan dalam jumlah besar.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan, jumlah warga yang melakukan penghadangan jauh melebihi personel yang bertugas. Untuk menghindari risiko bentrokan, petugas memutuskan mundur tanpa melakukan penangkapan maupun mengamankan barang bukti.
Langkah Polda Jambi: Konsolidasi Sebelum Tindakan Tegas
Pasca kejadian tersebut, Polda Jambi memastikan aktivitas PETI di Merangin tetap menjadi atensi utama. Kepolisian tidak akan tinggal diam dan tengah menyiapkan langkah penindakan lanjutan.
"Memang pada saat itu ada tim gabungan dari Mabes Polri dan Polres yang melakukan penyelidikan terkait dengan PETI di wilayah Merangin. Dan pada saat itu tim sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polres dan pada saat di lapangan ternyata masyarakat jumlahnya banyak sehingga tidak mengambil risiko, tim akhirnya kembali untuk melakukan konsolidasi," ucap Kombes Pol. Erlan Munaji.
Pihaknya menegaskan bahwa langkah penindakan akan dilakukan setelah melalui pemetaan kondisi di lapangan secara matang. Konsolidasi internal dinilai perlu untuk memastikan operasi berikutnya berjalan efektif dan aman.
Internal Polri Jadi Sorotan
Dalam pernyataannya, Polda Jambi juga memberikan peringatan keras kepada jajarannya. Kepolisian memastikan akan menindak tegas apabila ditemukan oknum anggota Polri yang terlibat dalam aktivitas tambang emas tanpa izin tersebut.
Para pelaku penambangan ilegal dan pihak yang melindungi praktik ini menjadi target utama operasi selanjutnya. Belum ada jadwal pasti kapan penindakan akan dilakukan, namun Polda Jambi memastikan proses konsolidasi tengah berjalan.