Pencarian

Mahasiswa UNJA Ciptakan Silika Gel dari Limbah Sawit, Tembus Pendanaan PKM 2026

Senin, 20 Juli 2026 • 14:00:01 WIB
Mahasiswa UNJA Ciptakan Silika Gel dari Limbah Sawit, Tembus Pendanaan PKM 2026
Mahasiswa UNJA menunjukkan produk silika gel DE-GREEN yang terbuat dari limbah FABA kelapa sawit.

JAMBI — Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) dari Program Studi Kimia Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi (UNJA) berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk tahun 2026. Inovasi yang mereka usung adalah produk penyerap kelembapan udara (dehumidifier) berbasis silika gel yang memanfaatkan limbah fly ash dan bottom ash (FABA) boiler pabrik kelapa sawit.

Produk bernama DE-GREEN ini diketuai oleh M. Padil Nazwan, dengan anggota Hayatil Aisyah dan Najwa Sharfina. Seluruh proses riset dan pengembangan produk dibimbing langsung oleh Ir. Edwin Permana, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., dosen Program Studi Kimia Industri UNJA.

Limbah Sawit Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomis

Gagasan ini lahir dari keprihatinan terhadap volume limbah padat industri sawit di Indonesia yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal. Limbah FABA kelapa sawit diketahui memiliki kandungan silika yang tinggi, sehingga potensial dijadikan bahan baku utama silika gel.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular, DE-GREEN hadir untuk memberikan nilai tambah terhadap limbah industri. Produk ini berfungsi menjaga kualitas barang selama masa penyimpanan, mulai dari kamar tidur, ruang penyimpanan dokumen, hingga produk UMKM yang rentan rusak akibat kelembapan tinggi.

Ramah Lingkungan dan Bisa Dipakai Berulang Kali

Salah satu keunggulan DE-GREEN adalah kemampuannya untuk diregenerasi atau digunakan kembali. Sifat ini membuat produk lebih hemat dan ramah lingkungan dibandingkan penyerap kelembapan sekali pakai pada umumnya.

Dalam ajang PKM-K, tim tidak hanya fokus pada riset produk. Mereka juga menyusun strategi kewirausahaan yang matang, mencakup proses produksi massal, pengemasan, pemasaran digital, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan produk penyerap kelembapan yang berkelanjutan.

Dukung Target SDGs dan Target Jadi Produk Komersial

Program ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa UNJA dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, inovasi industri, serta aksi terhadap perubahan iklim melalui pengelolaan limbah.

Pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) menjadi modal awal bagi tim untuk merealisasikan DE-GREEN menjadi produk siap jual. Selama masa pelaksanaan PKM-K, mereka akan fokus pada optimalisasi produksi, pengujian kualitas berkala, serta promosi kepada masyarakat dan pelaku UMKM sebagai target pasar utama.

Tim berharap DE-GREEN tidak berhenti sebagai karya kompetisi mahasiswa, melainkan terus berkembang menjadi unit bisnis mandiri yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks