Pencarian

50 Hektare Lahan Gambut di Muaro Jambi Terbakar, 300 Personel dan 3 Helikopter Dikerahkan Padamkan Api

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:03:41 WIB
50 Hektare Lahan Gambut di Muaro Jambi Terbakar, 300 Personel dan 3 Helikopter Dikerahkan Padamkan Api
Sebanyak 300 personel gabungan masih berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut seluas 50 hektare di Muaro Jambi.

SENGETI — Upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, masih terus dilakukan hingga Minggu (9/8/2026). Titik api yang tersebar di beberapa lokasi membuat proses pendinginan berjalan lebih lama dari perkiraan awal.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan lahan yang terbakar tersebut. Area yang terdampak kini telah dipasangi garis polisi untuk mengamankan barang bukti.

"Saat ini lokasi masih kami amankan untuk kepentingan penyelidikan," tegasnya.

300 Personel Dikerahkan, Pendinginan Jadi Prioritas

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, menyebutkan upaya pemadaman difokuskan pada titik-titik yang masih terdapat bara api di bawah permukaan tanah. Tim di lapangan juga melakukan pembasahan menyeluruh untuk mencegah api muncul kembali.

"Sudah tiga hari kami melakukan pemadaman. Sebanyak 300 personel kami turunkan untuk menangani kebakaran ini. Kami terus berupaya agar api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas ke area lainnya," ujarnya.

Seluruh personel yang bertugas masih bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap kondisi area yang sebelumnya terbakar. Langkah ini diambil mengingat karakteristik lahan gambut yang mudah memicu api kembali meski permukaannya sudah padam.

Polisi Periksa Kepemilikan Lahan

Penyelidikan yang dilakukan Polda Jambi menyasar dugaan kelalaian atau kesengajaan dalam pengelolaan lahan. Kombes Pol Taufik Nurmandia menambahkan, identifikasi pemilik lahan menjadi kunci untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

"Kami dari Polda Jambi bersama tim Satgas Karhutla sejak Rabu (5/8) lalu sampai saat ini masih terus berupaya memadamkan api yang membakar lahan gambut itu," kata Kombes Pol Taufik Nurmandia.

Kebakaran lahan gambut di kawasan tersebut menjadi perhatian serius aparat karena berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas warga dan transportasi udara. Operasi pemadaman akan terus berlanjut hingga seluruh titik api benar-benar padam.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: imcnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks