JAMBI — Ribuan bendera Merah Putih menghiasi sisi Jembatan Gentala Arasy yang membentang di atas Sungai Batanghari. Pemandangan itu menjadi pusat perhatian dalam Gebyar Mahardika, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Komandan Korem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia datang bersama Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Wakapolda Jambi, serta Wali Kota Jambi.
Simbol Nasionalisme di Atas Sungai Batanghari
Pengibaran bendera di sepanjang jembatan bukan sekadar atraksi. Kegiatan ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Latar ikon Jembatan Gentala Arasy dan aliran Sungai Batanghari membuat suasana kegiatan semakin semarak. Warga yang hadir tampak antusias menyaksikan jalannya acara dari tepi sungai maupun area sekitar jembatan.
Sinergi Forkopimda dan Masyarakat
Kehadiran jajaran pimpinan daerah bersama masyarakat dalam satu lokasi yang sama menunjukkan kuatnya kebersamaan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Danrem 042/Garuda Putih menyampaikan bahwa momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi sarana menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus. Kebersamaan seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan membangun daerah," ujar Danrem.
Mengisi Kemerdekaan dengan Karya
Gebyar Mahardika juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat. Pengibaran Merah Putih di Jembatan Gentala Arasy diharapkan mampu menggugah semangat warga untuk terus mengisi kemerdekaan.
Kegiatan berlangsung meriah, aman, dan tertib. Antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan rangkaian acara menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan masih kuat di Provinsi Jambi.