JAMBI — iCAR Indonesia mengumumkan 1.000 unit iCAR V23 telah diserahkan ke konsumen hingga akhir September 2026, dengan penyerahan simbolis digelar di PIK, Jakarta. Pencapaian ini menandai fase awal ekspansi merek listrik asal Tiongkok tersebut di pasar otomotif nasional, yang turut ditopang perluasan jaringan dealer hingga 16 titik. Paket purnajual disiapkan untuk menjaga loyalitas pemilik di tengah persaingan SUV listrik yang memanas.
Regional Sales Manager iCAR Indonesia Bayu Apriadi menyebut angka tersebut sebagai tonggak penting bagi perjalanan merek di Tanah Air. Ucapan itu disampaikan dalam acara penyerahan unit secara simbolis kepada perwakilan konsumen di PIK, Jakarta.
"Pencapaian 1.000 customer yang telah menerima iCAR V23 merupakan momen yang sangat berarti bagi perjalanan iCAR di Indonesia. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan customer dan telah menjadikan V23 sebagai bagian dari perjalanan mereka," ujar Bayu.
Paket Servis hingga 8 Tahun Garansi Baterai
iCAR menyiapkan sejumlah fasilitas purnajual untuk menopang kenyamanan selama masa kepemilikan. Konsumen yang sudah menerima unit mendapat gratis biaya jasa servis selama 4 tahun atau 60 ribu km.
Fasilitas lain mencakup gratis membership Pick Up & Drop Off selama 2 tahun untuk antar-jemput servis di dealer. Ada pula gratis 3 tahun Road Assistance Membership dengan layanan bantuan darurat 24 jam.
Untuk komponen inti kendaraan listrik, perusahaan memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 160 ribu km. Garansi kendaraan secara umum berlaku 6 tahun atau 160 ribu km.
16 Dealer Tersebar demi Layanan Aftersales
Infrastruktur jaringan ikut diperluas seiring bertambahnya jumlah unit yang beroperasi di jalan. Hingga September 2026, iCAR mengoperasikan 16 jaringan dealer di berbagai wilayah Indonesia.
Jaringan tersebut difungsikan untuk mengoptimalkan layanan penjualan maupun aftersales. Artinya, pemilik V23 di luar Jabodetabek pun diharapkan mendapat akses servis yang memadai tanpa harus menempuh jarak jauh.
Komunitas Jadi Fokus Setelah Penyerahan Unit
Bayu menambahkan, penyerahan 1.000 unit bukan akhir dari proses, melainkan awal pembinaan hubungan dengan pemilik. Perusahaan berencana menyediakan lebih banyak ruang bagi konsumen untuk terhubung dengan sesama pemilik V23.
"Kami melihat momen ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang antara iCAR dan para customer. Ke depannya, kami ingin terus menciptakan lebih banyak kesempatan bagi customer untuk terhubung dengan iCAR dan sesama pemilik V23, mengeksplorasi berbagai pengalaman, serta menjadi bagian dari komunitas yang terus berkembang," tutup Bayu.
Angka 1.000 unit menjadi indikator awal penerimaan pasar terhadap V23, meski volume tersebut masih jauh di bawah pemain mapan di segmen SUV listrik Indonesia. Kecepatan penambahan dealer dan kesiapan layanan purnajual akan menentukan apakah iCAR mampu mempertahankan momentum hingga akhir tahun.