Pencarian

BRI Raih Women on the Move 2026, 33,8 Juta Debitur Ultra Mikro Dilayani

Senin, 28 September 2026 • 15:50:31 WIB
BRI Raih Women on the Move 2026, 33,8 Juta Debitur Ultra Mikro Dilayani
Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari menerima penghargaan Advancing Women's Economic Empowerment dalam ajang Bloomberg Technoz Women on the Move 2026 di Sudamala Resort Senggigi, Nusa Tenggara Barat, 12 September 2026.

JAMBI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Advancing Women's Economic Empowerment dalam ajang Bloomberg Technoz Women on the Move (WOTM) 2026 di Sudamala Resort Senggigi, Nusa Tenggara Barat, pada 12 September 2026. Penghargaan ini diberikan atas upaya BRI memperluas akses keuangan dan mendorong pelaku UMKM perempuan naik kelas. Hingga akhir triwulan II 2026, ekosistem Holding Ultra Mikro BRI telah melayani 33,8 juta debitur aktif.

Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari menyatakan penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam mendukung perempuan mengembangkan usaha. Menurut dia, pemberdayaan perempuan di BRI bukan sekadar inisiatif sosial, melainkan bagian dari strategi membangun resiliensi ekonomi nasional.

BRI merancang ekosistem yang tidak hanya menyediakan akses permodalan, tetapi juga membangun kapabilitas agar pengusaha UMKM perempuan dapat terus berkembang.

Holding Ultra Mikro Layani 33,8 Juta Debitur Aktif

Perluasan inklusi keuangan BRI berjalan lewat ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi). Di dalamnya terdapat program PNM Mekaar yang secara khusus menyasar perempuan prasejahtera.

Program itu menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses layanan keuangan kepada perempuan sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha skala ultra mikro. Hingga akhir triwulan II 2026, Holding UMi melayani 33,8 juta debitur aktif dan mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro.

Yang tak kalah penting, sekitar 2,3 juta debitur telah naik kelas. Pencapaian itu menggambarkan perjalanan nasabah dari segmen usaha yang lebih kecil menuju akses layanan dan pembiayaan yang semakin luas.

Perempuan Isi 43,3 Persen Komposisi Pekerja BRI

Komitmen pemberdayaan perempuan juga tercermin dari komposisi pekerja di internal BRI. Hingga triwulan II 2026, perempuan mencakup 43,3 persen dari total pekerja perseroan. Di level Board of Directors, komposisi perempuan mencapai 23 persen.

BRI menilai keberagaman bukan semata soal keterwakilan. Kehadiran perspektif yang beragam dinilai dapat berkontribusi terhadap kinerja dan pertumbuhan perusahaan.

Karena itu, perseroan ingin membuka kesempatan yang semakin luas bagi perempuan untuk mengambil peran strategis, baik dalam pengembangan bisnis maupun kepemimpinan.

Peran Strategis Perempuan Jadi Prioritas ke Depan

Viviana menegaskan BRI akan terus memperbesar ruang bagi perempuan di posisi pengambil keputusan. Menurut dia, keberagaman bukan hanya soal representasi, tetapi juga bagaimana perspektif yang beragam ikut mendorong kinerja dan pertumbuhan BRI.

"Ke depan, kami ingin semakin banyak perempuan memiliki kesempatan untuk mengambil peran strategis, baik dalam pengembangan usaha maupun dalam kepemimpinan di BRI," ujarnya.

Langkah BRI menyasar tiga hal sekaligus: perluasan akses keuangan, penguatan kapabilitas pelaku UMKM perempuan, dan peningkatan kesempatan perempuan dalam organisasi. Ketiganya diarahkan untuk memperkuat inklusi finansial dan resiliensi ekonomi nasional.

Bagi industri perbankan, capaian Holding UMi menjadi gambaran seberapa jauh layanan ke segmen ultra mikro menjangkau kelompok yang selama ini sulit terlayani lembaga keuangan formal. Posisi BRI di segmen ini sekaligus menegaskan perannya sebagai penopang pembiayaan usaha rakyat di luar kota-kota besar.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks