KERINCI — Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci mengimbau pengunjung menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan selama masa liburan. Imbauan disampaikan menyusul tingginya arus kunjungan di sejumlah titik wisata yang tersebar di wilayah berjuluk Bumi Sakti Alam Kerinci tersebut.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di pintu masuk destinasi-destinasi populer. Antusiasme warga menikmati keindahan alam pegunungan dan udara sejuk menjadi pemicu utama kepadatan di kawasan wisata.
Lima Destinasi yang Jadi Pusat Keramaian
Keramaian paling terasa di Aroma Pecco dan Perkebunan Teh Kayu Aro. Kebun teh yang dikenal sebagai salah satu yang tertua di dunia itu tetap menjadi favorit wisatawan untuk berswafoto dan menikmati suasana alam.
Danau Kerinci tak kalah ramai. Keluarga yang datang memadati tepi danau untuk menikmati wisata air sekaligus mencicipi kuliner khas setempat.
Air Terjun Telun Berasap menjadi tujuan berikutnya, terutama bagi wisatawan yang gemar bertualang. Sebagian besar pengunjung di titik ini datang dari luar provinsi.
Okupansi Homestay dan Hotel Sentuh Angka 100 Persen
Dampak ekonomi dari lonjakan kunjungan terasa langsung pada sektor akomodasi. Okupansi penginapan, homestay, dan hotel di kawasan Sungai Penuh dan Kayu Aro dilaporkan mencapai 90 hingga 100 persen selama puncak libur Lebaran.
Kondisi itu membuka peluang besar bagi pelaku usaha pariwisata dan UMKM untuk meningkatkan pendapatan. Permintaan jasa penginapan dan kuliner naik seiring bertambahnya wisatawan yang menginap di kawasan tersebut.
Pengunjung dari Pekanbaru: Perjalanan Jauh Terbayar Pemandangan
Salah satu pengunjung, Aris (34) asal Pekanbaru, menyampaikan kesannya selama berlibur di Kerinci.
"Kami datang dari Pekanbaru khusus untuk melihat Gunung Kerinci dan Danau Kerinci. Meski perjalanannya jauh, pemandangan di sini sangat setimpal dan cuacanya sangat menyegarkan bagi kami yang terbiasa dengan cuaca panas," ujarnya.
Wisatawan dari luar daerah menjadi penopang utama kunjungan kali ini. Selain Jambi, arus kedatangan tercatat dari Sumatera Barat dan Riau.
Polisi Siagakan Personel di Titik Rawan Macet
Pihak kepolisian menyiagakan personel di titik-titik rawan kemacetan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Langkah itu diambil bersamaan dengan imbauan Dinas Pariwisata soal kebersihan lingkungan.
Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan demi mendukung kenyamanan wisatawan. Sektor pariwisata Kerinci diharapkan menjadi salah satu pilar utama pendapatan daerah pada masa mendatang.