Pencarian

Edukasi Ibu di Rewarangga: Pentingnya ASI Eksklusif 0-6 Bulan

Rabu, 30 September 2026 • 13:21:01 WIB
Edukasi Ibu di Rewarangga: Pentingnya ASI Eksklusif 0-6 Bulan
Warga Rewarangga mengikuti edukasi kesehatan ibu dan anak dari tim Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

JAMBI — Sebanyak 25 hingga 35 warga Rewarangga, Kabupaten Ende, mengikuti edukasi kesehatan ibu dan anak dari tim Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Mulai dari pentingnya ASI eksklusif 0-6 bulan hingga perawatan bayi, berikut rangkuman informasi yang dibagikan kepada ibu hamil dan pasangan muda di sana.

Kunjungan tim Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya ke Puskesmas Rewarangga, Kabupaten Ende, membawa misi berbeda dari sekadar pemeriksaan kesehatan. Tim ini juga memberikan edukasi langsung kepada warga tentang kesehatan ibu dan anak, sebuah informasi yang dinilai masih sangat dibutuhkan di wilayah tersebut.

Salah satu warga yang hadir, Yeni R. Radja, menyebut sekitar 25 hingga 35 orang mengikuti kegiatan itu. Ia mengaku senang karena bisa mendapatkan pemeriksaan sekaligus mendengarkan penjelasan langsung dari tim medis.

Mengapa Edukasi ASI Eksklusif Masih Jadi Prioritas

Menurut Yeni, salah satu informasi yang paling penting dalam kegiatan tersebut adalah soal pemberian ASI eksklusif untuk bayi usia 0 sampai 6 bulan. Ia mengungkapkan masih menemukan ibu yang memberikan makanan atau minuman lain saat bayinya baru berusia sekitar tiga bulan.

Praktik ini tentu perlu mendapat perhatian. Edukasi tentang ASI dan perawatan bayi dasar tetap dibutuhkan, terutama bagi mereka yang baru pertama kali menjadi orang tua.

Pendekatan Ramah agar Warga Nyaman Belajar

Yeni menuturkan, kehadiran tim Poltekkes mendapat sambutan baik dari warga. Pendekatan yang ramah membuat peserta lebih nyaman mengikuti kegiatan dan menerima informasi yang disampaikan.

Perhatian tim tidak hanya tertuju pada ibu dan bayi. Anak-anak yang ikut hadir juga mendapatkan pensil dan buku gambar, sehingga mereka terlihat senang selama berada di lokasi kegiatan.

Edukasi Kesehatan Perlu Diulang Secara Rutin

Menurut Yeni, edukasi kesehatan perlu dilakukan berulang karena akan selalu ada pasangan yang baru menikah atau ibu yang baru hamil dan membutuhkan pengetahuan dasar. Sementara warga yang sudah mengikuti edukasi satu atau dua kali dapat semakin memahami informasi yang sebelumnya telah mereka terima.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini sebaiknya dilakukan secara rutin, misalnya setiap enam bulan sekali. Kunjungan berkelanjutan dinilai dapat membantu pasangan muda, ibu hamil, serta ibu yang baru melahirkan memperoleh pengetahuan kesehatan yang mereka perlukan.

Harapan Warga Rewarangga untuk Kunjungan Berikutnya

Yeni berharap kunjungan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Ia ingin tim dapat kembali mengunjungi warga Rewarangga pada kesempatan berikutnya sehingga pemeriksaan dan edukasi kesehatan dapat terus dirasakan masyarakat.

Bagi ibu muda di mana pun berada, momen seperti ini jadi pengingat bahwa pengetahuan dasar soal ASI eksklusif dan perawatan bayi bukan hal yang bisa dianggap sepele. Jangan ragu bertanya ke tenaga kesehatan terdekat jika ada hal yang belum dipahami soal tumbuh kembang si kecil.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks