JAMBI — Tiga distributor resmi Apple di Indonesia, iBox, Digimap, dan Hello Store, kompak membuka pre-order iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max pada 7 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB. Jadwal ini hanya berselang sekitar tiga pekan dari penjualan global yang dimulai 18 September 2026. Harga resmi di Indonesia belum diumumkan, tetapi harga Singapura bisa jadi acuan awal.
iBox, Digimap, dan Hello Store memasang banner pengumuman yang sama di situs masing-masing. Ketiganya menuliskan kalimat "iPhone 18 Pro. Pre-order mulai 7 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB" tanpa menyertakan daftar harga atau varian yang tersedia.
Perilaku banner di ketiga situs berbeda. Dua situs belum menampilkan reaksi apa pun saat banner diklik. Satu situs mengarahkan calon pembeli ke halaman pembelian voucher dan meminta memilih preferensi perangkat, mencakup kapasitas penyimpanan dan pilihan warna.
Mekanisme voucher ini lazim dipakai distributor resmi Apple di Indonesia. Pembeli menebus voucher lebih dulu, lalu menukarkannya dengan unit fisik saat stok mulai dikirim. Besaran voucher biasanya mengikuti harga resmi yang baru diumumkan mendekati hari peluncuran.
Jarak Rilis Global ke Indonesia Cukup Singkat
Apple mengumumkan iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max pada 9 September 2026. Penjualan perdana global berjalan 18 September 2026, atau kurang dari satu bulan sebelum jadwal pre-order Indonesia.
Sebanyak 65 negara kebagian penjualan perdana tersebut. Singapura dan Malaysia termasuk di dalamnya, sehingga pengguna di dua negara itu sudah bisa membeli perangkat ini lebih dulu dibanding pembeli Indonesia.
Jeda sekitar tiga pekan antara penjualan global dan pre-order lokal terhitung cepat untuk ukuran Apple. Pada beberapa seri sebelumnya, pengguna Indonesia kerap menunggu lebih lama karena proses sertifikasi perangkat dan kesiapan jaringan distributor.
Harga di Singapura Jadi Acuan Sementara
Di Singapura, iPhone 18 Pro varian 256GB dijual mulai 1.899 dolar Singapura atau sekitar Rp26,5 juta. Sementara iPhone 18 Pro Max dengan kapasitas sama dibanderol mulai 2.099 dolar Singapura atau sekitar Rp29,3 juta.
Angka tersebut belum bisa dijadikan patokan pasti harga Indonesia. Pajak pertambahan nilai, bea masuk, dan selisih kurs membuat harga resmi di dalam negeri umumnya lebih tinggi dari Singapura.
Baik iBox, Digimap, maupun Hello Store sama-sama belum mencantumkan harga resmi. Calon pembeli masih harus menunggu beberapa hari lagi untuk mengetahui nominal pasti iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max di Indonesia.
Varian dan Warna yang Perlu Dipantau
Halaman voucher di salah satu distributor meminta calon pembeli memilih kapasitas dan warna. Dua varian yang dipastikan masuk adalah iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, dengan kapasitas awal 256GB seperti versi Singapura.
Pilihan warna belum dirinci di banner mana pun. Mengacu pola peluncuran Apple sebelumnya, biasanya tersedia empat opsi warna dengan satu warna eksklusif untuk model Pro.
Siapa yang Sebaiknya Ikut Pre-order
Pre-order cocok untuk pengguna yang ingin mendapat unit di gelombang pertama pengiriman. Stok iPhone seri Pro di Indonesia sering habis dalam hitungan jam pada hari pembukaan, terutama untuk kapasitas terbesar.
Bagi yang belum mendesak, menunggu pengumuman harga resmi lebih masuk akal. Selisih harga antarvarian kapasitas biasanya cukup besar, dan memilih kapasitas yang tepat butuh perhitungan pemakaian jangka panjang.
Pengguna iPhone 15 Pro atau seri lebih lama bisa menjadikan momen ini sebagai waktu upgrade, terutama jika menginginkan peningkatan pada sektor kamera dan efisiensi chip terbaru. Sementara pemilik iPhone 17 Pro belum punya alasan kuat untuk berpindah dalam satu generasi.