JAMBI — Aplikasi TRING! by Pegadaian mencatat nilai transaksi Rp113 triliun dalam satu tahun sejak diluncurkan, dengan lebih dari 7,5 juta nasabah dan 48 juta transaksi diproses. Capaian itu menandai konsolidasi layanan digital Pegadaian yang sebelumnya terpisah di Pegadaian Digital dan Pegadaian Digital Syariah. Bagi nasabah, platform ini menyatukan tabungan emas, deposito emas, hingga penarikan emas fisik lewat ATM Emas dalam satu aplikasi.
Perjalanan digitalisasi Pegadaian sebenarnya bukan hal baru. Perseroan lebih dulu meluncurkan Pegadaian Digital dan Pegadaian Digital Syariah pada 2017, lalu mengembangkan keduanya secara bertahap. Titik balik terjadi pada 2025, ketika seluruh ekosistem layanan itu dikonsolidasikan ke dalam satu platform bernama TRING!.
Dari Rp10 Ribu untuk Mulai Menabung Emas
Fitur yang paling banyak menyedot perhatian tetap Tabungan Emas. Nasabah bisa mulai menabung emas dari Rp10 ribu, angka yang sengaja dibuat rendah agar investasi tidak lagi terasa eksklusif. Saldo tabungan itu kemudian bisa ditempatkan sebagai Deposito Emas, alternatif instrumen pengembangan aset untuk jangka panjang.
Pegadaian juga menghadirkan ATM Emas. Layanan ini memungkinkan nasabah menukar saldo digital di aplikasi TRING! menjadi emas fisik tanpa waktu tunggu panjang. Bagi masyarakat yang ingin memegang langsung logam mulia, jalur ini memangkas proses yang biasanya berbelit.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyebut TRING! sebagai wujud transformasi digital perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat dan terintegrasi.
"Melalui Tring!, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih cepat, mudah, aman dan nyaman bagi nasabah dalam mengakses berbagai solusi keuangan di Pegadaian. Semangat 'Tenang Saja' merupakan bentuk pesan yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat bahwa ketika ada kebutuhan, ketika ingin memiliki emas, atau ketika ingin merencanakan masa depan, masyarakat punya berbagai pilihan solusi yang dapat diakses dalam genggaman, melalui aplikasi Tring!," ujar Damar.
Bukan Sekadar Aplikasi, tapi Perjalanan Finansial Nasabah
Pegadaian memposisikan TRING! sebagai pendamping tahapan finansial, bukan cuma kanal transaksi. Mulai dari memenuhi kebutuhan harian, mengembangkan usaha, berinvestasi emas, hingga merencanakan masa depan. Pendekatan ini sejalan dengan semangat "Tenang Saja" yang jadi tagline platform.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menyampaikan apresiasi kepada nasabah yang menjadi bagian perjalanan TRING!.
"Setiap nasabah memiliki cerita dan perjalanan yang berbeda. Kami merasa sangat beruntung dapat menjadi bagian dari perjalanan tersebut. It's about creating a better customer experience, menjadikan setiap perjalanan nasabah bersama Pegadaian menjadi lebih mudah, lebih nyaman, dan semakin dekat. Namun, di balik every technology, ada satu hal yang tetap sama, yaitu komitmen kami untuk Melayani Sepenuh Hati. Karena teknologi bisa membuat layanan lebih cepat, sementara human touch menjadikannya lebih berarti," tutur Selfie.
Promo Sepanjang Oktober 2026
Perayaan ulang tahun pertama TRING! diisi dengan sejumlah penawaran yang berlaku sepanjang Oktober 2026. Ada Tring! Extra Point, Tring! Gold Deal, Traktiran Tring!, Double Referral Week, dan Birthday OSL Booster. Masing-masing membawa benefit berbeda bagi nasabah yang bertransaksi lewat aplikasi.
Informasi lengkap soal promo itu bisa diakses langsung melalui aplikasi TRING! maupun kanal media sosial resmi Pegadaian. Nasabah yang ingin memanfaatkan momentum ini sebaiknya mengecek syarat dan periode berlaku masing-masing program.
Dengan 7,5 juta nasabah dalam setahun, TRING! menjadi salah satu kanal digital Pegadaian yang tumbuh paling cepat. Konsolidasi ekosistem digital yang rampung pada 2025 membuat Pegadaian kini bersaing langsung di pasar investasi emas ritel, segmen yang makin ramai seiring naiknya minat masyarakat terhadap logam mulia.