JAMBI — Irjen Pol Widodo mengawali tugasnya sebagai Kapolda Jambi dengan mengikuti prosesi penyambutan resmi di Markas Polda Jambi. Kedatangan orang nomor satu di Polda Jambi itu disambut tradisi pedang pora, sebuah prosesi yang lazim dilakukan di lingkungan kepolisian saat menerima pimpinan baru.
Widodo tiba sekitar pukul 07.15 WIB, didampingi sang istri. Ia langsung menerima laporan kesatuan sebelum satu per satu pejabat utama Polda Jambi diperkenalkan kepadanya.
Siapa Saja yang Hadir dalam Penyambutan
Kapolda Jambi sebelumnya, Irjen Pol Krisno H Siregar, turut menyambut kedatangan Widodo. Krisno didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yani K Sudarto.
Sejumlah pejabat utama Polda Jambi, para kapolres dan kapolresta jajaran, serta personel turut hadir dalam penyambutan tersebut. Kehadiran mereka menandai dimulainya rangkaian pergantian pucuk pimpinan di Polda Jambi.
Agenda Serah Terima Setelah Pedang Pora
Prosesi pedang pora menjadi pembuka dari sejumlah agenda yang telah dijadwalkan. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan serah terima jabatan dan laporan kesatuan.
Agenda berikutnya mencakup serah terima tugas Ibu Asuh Polwan Polda Jambi. Setelah itu, upacara penyerahan Pataka Polda Jambi Siginjai Sakti Wira Bhakti dijadwalkan berlangsung di lapangan Mapolda Jambi.
Rangkaian kegiatan akan diakhiri dengan pelepasan Irjen Pol Krisno H Siregar beserta istri. Pelepasan itu menjadi penutup dari prosesi pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Jambi.
Apa Arti Pergantian Ini bagi Polda Jambi
Pergantian ini menandai dimulainya tugas Widodo sebagai Kapolda Jambi. Serah terima dan penyerahan pataka menjadi bagian penting dalam kesinambungan kepemimpinan serta pelaksanaan tugas institusi kepolisian di Provinsi Jambi.
Pataka Siginjai Sakti Wira Bhakti sendiri merupakan lambang kesatuan yang dipegang Polda Jambi. Penyerahannya menjadi simbol peralihan tanggung jawab komando dari Krisno kepada Widodo.