JAMBI — Ambisi Arsenal meraih trofi Liga Champions perdana mereka kandas setelah takluk dari PSG dalam drama adu penalti. Pelatih Mikel Arteta tidak sungkan memuji permainan lawan, khususnya kompatriotnya, Luis Enrique, yang menukangi PSG.
"Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis (Enrique), karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia," ujar Arteta seperti dilansir dari TNT Sports.
Arteta menambahkan bahwa kualitas individu dan penguasaan bola PSG berada di level yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Ia menilai taktik Arsenal tidak berjalan akibat kehebatan lawan yang memaksa timnya terus bertahan.
Statistik pertandingan membuktikan dominasi Les Parisiens. Arsenal tercatat hanya menguasai bola di bawah 25 persen akibat gempuran tanpa henti dari armada asal Prancis tersebut.
Meski tertekan, Arsenal sempat membuka asa lewat gol cepat Kai Havertz. Namun, PSG berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui eksekusi penalti Ousmane Dembele.
Gol Dembele itu sekaligus membawa PSG menyamai rekor fantastis dengan torehan 45 gol dalam satu musim kompetisi Liga Champions.
Arteta sempat menyayangkan keputusan wasit yang tidak memberikan penalti saat Noni Madueke dijatuhkan di area terlarang ketika skor masih 1-1. Kendati demikian, ia memilih legawa dan fokus pada evaluasi tim.
Final edisi 2026 ini merupakan kali kedua Arsenal menembus partai puncak Liga Champions. Sebelumnya, mereka gagal 20 tahun silam saat ditumbangkan Barcelona.
Meski sukses mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun, Arteta sadar kompetisi Eropa menuntut level yang jauh lebih tinggi. "Perkembangan yang kami alami dalam beberapa tahun terakhir harus kami ulangi lagi karena level kompetisi meningkat setiap musim," pungkasnya.