Brasil Vs Maroko di Piala Dunia 2026: Selecao Unggul Sejarah, Singa Atlas Bawa Modal Kemenangan Terakhir

Penulis: Syafruddin Amir  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:17:31 WIB
Brasil dan Maroko bersaing di Grup C Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey.

JAKARTA — Duel dua benua tersaji di Grup C Piala Dunia 2026 ketika Brasil yang bertabur bintang menghadapi Maroko di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, waktu setempat, atau Minggu dini hari pukul 05.00 WIB.

Brasil memang unggul dari segi sejarah dengan lima trofi Piala Dunia. Namun, Maroko datang bukan sebagai tim penggembira. Singa Atlas membawa momentum besar setelah performa impresif di edisi 2022 lalu, dan siap membuktikan diri sejajar dengan tim-tim elite dunia.

Jalan Berbeda Menuju Piala Dunia 2026

Perjalanan Brasil menuju putaran final tidak semulus biasanya. Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Selecao sempat terpuruk di peringkat kelima klasemen kualifikasi zona CONMEBOL. Namun, performa mulai menanjak setelah menumbangkan Panama dan Mesir dalam laga uji coba.

Maroko justru melaju dengan perkasa. Tim polesan Mohamed Ouahbi menyapu bersih seluruh laga kualifikasi zona Afrika di Grup E. Hasil positif berlanjut di laga pemanasan dengan menaklukkan Burundi dan Madagaskar, serta menahan imbang Norwegia.

Rekor Pertemuan: Kejutan Maroko di Tangier

Dari tiga pertemuan sebelumnya, Brasil unggul dengan dua kemenangan yang terjadi pada era 1990-an. Namun, Maroko berhasil membalikkan keadaan dalam laga teranyar pada Maret 2023 di Tangier. Saat itu, Singa Atlas memukul balik Brasil dengan skor 2-1.

Psywar Pelatih: Keyakinan di Kedua Kubu

Carlo Ancelotti menyatakan keyakinannya pada kedalaman skuad Brasil. "Kami sangat percaya diri bisa menghadapi tim mana pun. Meraih kemenangan memang selalu sulit, tetapi kami berada dalam kondisi siap bertarung dan memiliki firasat yang sangat baik di turnamen ini," tegas pelatih asal Italia tersebut.

Menanggapi hal itu, Mohamed Ouahbi menegaskan bahwa status underdog sudah tidak melekat pada timnya. Apalagi, Maroko akan menjadi salah satu tuan rumah pada Piala Dunia 2030 mendatang. "Kami sudah berada di level yang berbeda sekarang dan lebih dihormati. Ketika Maroko turun dalam sebuah kompetisi, target kami saat ini adalah bertarung demi trofi juara," ujarnya optimistis.

Duel Taktik 4-2-3-1 Kontra 4-3-3

Ancelotti diprediksi akan menurunkan formasi 4-2-3-1. Matheus Cunha diplot sebagai ujung tombak, ditopang trio kreator Raphinha, Lucas Paqueta, dan bintang Real Madrid, Vinicius Junior.

Sementara itu, Ouahbi menyiapkan skema menyerang 4-3-3. Lini depan Singa Atlas diisi kombinasi berbahaya Brahim Diaz, Ayoub El Kaabi, dan Ismael Saibari. Mereka siap menguji ketangguhan Alisson Becker di bawah mistar gawang Brasil.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top