Pencarian

Mahasiswi Hukum UNJA Elgradcia Mellissa Raih The Most Creative Delegate di Malaysia-Singapura, Kembangkan Platform Ekonomi Sirkular EYETRACE

Sabtu, 13 Juni 2026 • 14:09:01 WIB
Mahasiswi Hukum UNJA Elgradcia Mellissa Raih The Most Creative Delegate di Malaysia-Singapura, Kembangkan Platform Ekonomi Sirkular EYETRACE
Elgradcia Mellissa, mahasiswi Hukum UNJA, raih The Most Creative Delegate di ajang internasional Malaysia-Singapura.
di Malaysia dan Singapura pada 18-22 Mei 2026 itu menuntut solusi inovatif berbasis teknologi. ISI:

Penghargaan ini diraih berkat inovasi EYETRACE yang dikembangkan Elgradcia bersama tim EYECONIC. Platform ekonomi sirkular digital ini membantu pelaku usaha mengelola limbah menjadi sumber nilai ekonomi melalui sistem pelacakan digital, transparansi data lingkungan, serta otomatisasi pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG).

Inovasi ini lahir dari kesadaran bahwa pengelolaan limbah bukan sekadar isu lingkungan, melainkan peluang ekonomi yang menciptakan keberlanjutan bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Apresiasi Dekan FH UNJA: Bukti Kapasitas Mahasiswa di Kancah Global

Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, S.H., M.H., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Elgradcia. Menurutnya, prestasi ini membuktikan mahasiswa Fakultas Hukum mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus memperkuat reputasi akademik fakultas yang tengah menyandang status unggul.

“Fakultas Hukum senantiasa mendukung kegiatan positif dan konstruktif mahasiswa. Prestasi Elgradcia menjadi kebanggaan bagi fakultas dan bukti bahwa mahasiswa Fakultas Hukum mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dr. Hartati.

Tantangan Berat: Membagi Waktu antara Perkuliahan dan Proyek

Di balik penghargaan tersebut, Elgradcia menghadapi tantangan besar. Seluruh persiapan dilakukan saat semester akademik masih berlangsung. Diskusi dan rapat daring hampir dilakukan setiap malam selama berjam-jam untuk menyempurnakan konsep EYETRACE, sementara kewajiban perkuliahan tetap harus diselesaikan.

Sebagai mahasiswa hukum yang tergabung dalam kelompok ekonomi, ia mempelajari banyak hal di luar bidangnya—mulai dari konsep ekonomi berkelanjutan, penyusunan model bisnis, hingga pengembangan solusi berbasis teknologi. “Saya belajar bahwa sering kali kita tidak mengetahui kemampuan yang kita miliki sampai kita benar-benar berani mencobanya,” ungkap Elgradcia.

Motivasi Awal: Mengukur Kapasitas di Lingkungan Baru

Keikutsertaan Elgradcia dalam program ini didorong keinginan mengembangkan diri dan mengukur kapasitas yang dimilikinya. Ia melihat program ini sebagai kesempatan mencoba hal baru sekaligus memperluas pengalaman di tingkat internasional. “Awalnya saya ingin mengetahui sejauh mana kemampuan saya ketika berada di lingkungan yang benar-benar baru,” tambahnya.

Puncak kebahagiaan dirasakannya ketika namanya diumumkan sebagai penerima The Most Creative Delegate. Penghargaan itu menjadi pencapaian berarti setelah melalui berbagai proses penuh tantangan, pembelajaran, dan kerja keras. Elgradcia berharap semakin banyak mahasiswa UNJA yang berani mengambil peluang serupa untuk berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks