120 Kapal ASDP Usianya Sudah Tua, Biaya Perawatan Membengkak 31 Persen dalam 5 Tahun

Penulis: Ramli Ahmad  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 16:30:43 WIB
kapal ASDP diperkirakan berusia lebih dari 30 tahun pada 2030, menimbulkan tantangan operasional.

JAMBI — Heru membeberkan data tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (24/6/2026). Dari total 225 kapal yang dioperasikan, sebanyak 120-an unit atau sekitar 55 persen armada ASDP Group akan berusia di atas 30 tahun pada 2030. Lebih parahnya lagi, 72 persen kapal perusahaan masih berbobot di bawah 1.000 GT.

Risiko Keselamatan dan Mesin yang Tak Lagi Diproduksi

Usia kapal yang uzur bukan cuma soal biaya. Heru menyebutkan, sebanyak 116 kapal saat ini menghadapi risiko penurunan aspek keselamatan. "Kemudian, 79 kapal menggunakan mesin yang suku cadangnya sudah tidak diproduksi," ujarnya dalam rapat tersebut.

Kondisi ini menjadi alarm bagi ASDP. Selain mengancam keselamatan pelayaran, armada tua juga membuat efisiensi operasional menurun drastis. Biaya perawatan yang terus membengkak menjadi beban yang tak bisa dihindari.

Strategi Percepatan Transformasi Armada

Menghadapi situasi ini, ASDP tidak tinggal diam. Heru menegaskan pihaknya kini fokus pada tiga langkah utama: mempercepat transformasi armada, meningkatkan kapasitas pelabuhan, dan memperkuat kualitas layanan. "Agar ASDP mampu menjawab tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan," terangnya.

Langkah ini menjadi krusial mengingat ASDP adalah tulang punggung konektivitas antar-pulau di Indonesia. Jika armada tidak diremajakan, bukan hanya kinerja perusahaan yang terancam, tetapi juga kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat di jalur penyeberangan utama.

Dengan lebih dari setengah armada yang sudah uzur, tekanan untuk segera melakukan regenerasi kapal kini berada di pundak manajemen. Pertanyaannya, seberapa cepat ASDP bisa merealisasikan transformasi itu sebelum biaya perawatan terus menggerus laba perusahaan.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top